psikiatri: model medis. sekalipun ini tergantung sama pola
budayanya. cth Jerman, individual, hidup di keluarga batih. jam besuk RSJ
terbatas >< RSMM Bogor
Jepang --> peralihan --> antara keluarga inti dan keluarga
luas
RS Grogol --> tenaga tambahan RSJ: keluarga luas
asumsi ini memunculkan etnopsikiatri
--> bagaimana RSJ diatur dalam jam besuk tertentu tapi
dalam konteks budaya tertentu
--> adanya penilaian2 tertentu dari masy yang
menyebabkan/mengarahkan ke mana RSJ seharusnya berbuat
--> pelajari pula bagaimana pasien berinteraksi dengan
suster, dokter, dan keluarga. RSJ Italia gak sama dengan RSJ Jerman
--> pasien dijaga sama siapa aja? yang merasa disaudarakan/karb
dengan pasien --> ortu? Kakak? Adik? sepupu? suster? pembantu?
--> RSJ: prinsip universal biomedical. tapi, partikular
secara manajemen. memberi peluang bagi budaya untuk ngasih corak dalam
pembentukan RSJ tersebut
--> intensi RSJ beda2. belasungkawa/rekreasi/social
obligation?
role deprivation --> menciutnya peranan dari diri -->
cth, gak mau kawin, dipaksa (dijodohin). eh, tau2nya punya anak!
organisasi sosial --> anomi --> kesendirian di tengah
keramaian karena gak ada/tidak ada yang menemaninya
identitas sosial --> adanya hubungan yang kaku antar
komunitas. tidak adanya solidaritas sosial
perubahan sosial budaya --> mengubah pola interaksi
sosial dan nilai2/yg mana yang saya anut? makin kompleks makin banyak. Bullying
dulu cuma mengolok. skrg? ampe nyawa melayang
kelompok2 yang rentan kena sakit jiwa (berisiko):
1. kelompok yang ada di sosial budaya yang buruk baginya.
nilai dan perilaku (hubungan antar peranan) dalam konteks tertentu
2. komunitas tercap --> hidup di institusi total
3. orang2 yang gak tahan sama kegagalan, atau kerap
menemukan hal2 yang gak ia harapkan
4. orang2 yang alami risiko kehamilan (lelah dan
pendarahan). disebut depresi pasca kehamilan (stress: bisa sebabkan mag, mual,
muntah, pipis terus, dan pusing). selalu dinasehatin dokter: jangan punya anak2
dalam umur yang dekat (setahun, dua tahun), hangan punya anak banyak, hamil di
bawah umur 35 tahun jangan tua2
5. TKW yang kena masalah (baru diselesein pas pulang).
6. Pelaku KDRT --> bisa kena ke anak. anak bisa jadi
sasaran. pedofilia --> complexes --> ada juga karena pengaruh obat bius.
pasangan newly wed jangan bertengkar menjelang nikah --> hidup perlu
kepastian --> mending nangis dua minggu karena putus cinta daripada seumur
hidup --> bisa menyalah2kan sesuatu/orang lain berkepanjangan --> disebut
agresivitas.
bentuk2 KDRT: kekerasan fisik (memukul, menjambak),
kekerasan psikis (mengolok), kekerasan seksual (pelecehan seksual dan
pornografi)
dampak:
1. gangguan jiwa. kecemasan. fobia, takut, depresi
2. gangguan kesakitan fisik. sakit mag, ngilu, penurunan
fisik permanen/kecacatan. bahkan ampe seksual juga bisa
3. gangguan pihak tiga: anak2. anak2 punya gangguan tidur,
psikosomatik (tidur gak lelap). anak perempuan bisa lebih keganggu gara2
interseksi patriarkis.
antpsi --> bertugas untuk cari solusi bagaimana orang2
abnormal dapat sejahtera --> emang tidak mudah. tapi, kenapa tidak mudah?
harus bisa membangun wawasan, pola pikir, sehingga perilaku baik dapat
terbentuk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar