Ayo Berjuang

Ayo Berjuang
Pantang Mundur

Jumat, 08 Maret 2013

Anpol Kamis 7 Maret 2013



Kebudayaan, Pranata Sosial, dan Masyarakat
                                                kebudayaan
                                                sistem nilai
                                                sistem norma
                                                sistem aturan

pranata keluarga              pranata berladang pindah            pranata hukum adat

                                                dalam rangka memenuhi
                                                kebutuhan hidup
                                                masyarakat

                                                masyarakat
semua konsep2 ini mengacu kepada kebudayaan. Kebudayaan sebagai kerangka acuan ini semua. Pranata sosial itu untuk penuhi kebutuhan hidup utama masyarakat. Semakin kompleks sebuah masyarakat, jumlah pranata makin banyak, vice versa.
Pranata/institution
perangkat2 aturan yang bersumber dari kebudayaan sebuah masy dan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan2 warga masy dalam kehidupan sosial, budaya, ekonomi, amupun politik. cth institusi keluarga adl pemenuhan kebutuhan biologis (seksual, reproduksi) telah disepakati dan telah diterima oleh masy
pranata bersumber dari kebudayaan, konsekuensinya pranata antar kebudayaan beda2
binatang --> berdasarkan insting/naluri --> bukan kebudayaan
pranata mengayau/head hunting
--> banyak di indonesia, terutama zaman kolonial Belanda
--> berburu kepala manusia --> foto2 Dayak --> kolonial --> masih dilakukan
--> imagine: ooh, salah satu kegiatan kalian adalah memayau ketika itu
--> dalam rangka apa? pride/prestige. status naik kalo kepala makin berharga, cth kepala chief. biasanya yang diincarin itu kepalanya kepala klen --> kekuatan yang terbunuh bisa pindah ke pembunuh, si pembunuh tambah kuat (kesaktian). zaman Kristen --> dilarang --> pranata mengayau, diredam. gak spektakuler/pengumuman, diam2. sanksi: pembunuhan. ketika konflik Madura, Dayak muncul lagi! blak2an. jadi, kebutuhan utama mengayau? power. ingin menempati posisi paling atas agar bawahan2 takluk
pendekatan (approach) yang diterapkan anpol
1. evolusionisme: paling awal. komparasi peradaban antar masy. dibikin ranking/jenjangan
sistem pra industri (evol tdk terpusat)
- mata pencaharian hunting gathering, cocok tanam
- kepemimpinan informal
- fungsi dan tipe kekerabatan jadi acuan utama
suku
mata pencaharian lahal luas dan beternak
kepemimpinan: pemimpin kharismatik yang punya keputusan untuk kelompok
tipe dan fungsi kekerabatan: sistem kekerabatan unilineal
pdkt:
acuan tepri ini adalah paradigma Darwin. pelajari proses dan bentuk perkembnagan sistem2 politik dari sejumlah masyarakat. mulai dari masy sederhana ampe modern/kompleks. jadi, kajian ini dibikin dalam tipologi, yaitu rangkaian tipe2 dari sist politik yang jadi objek penelitian seorang peneliti. buku: The Evolution of Political Society (Morton H. Fried)
evolusi --> diakui dalam ilmu pengetahuan sejak AR Wallace neliti Sulawesi terus dikembangin di ‘The Origin of Species’
peralihan
struktural fungsionalisme: norma2 kelompok, struktur sosial, equilibrium, fungsi-peranan kelompok sosial, integrasi, statis (stable)
Machester School (pdkt prosesual dan teori tindakan): peranan individu sebagai pengambil keputusan, proses sebagai atur waktu yang mencakup perubahan, konflik, faksi, strategi manipulatif, situasi sosial, drama sosial, perubahan sosial/dinamis
kritik:
1. padahal masy itu dinamis. gak plek, freeze. pasti ada yang berubah. perubahan mesti dibarengi konflik? gak. cth KB, cuma berubah dari delapan anak jadi dua. keluarga sejahtera. yang pasti ada: resistensi/pembantah. tapi, resistensi bukan artinya konflik!
Cina --> anak kedua diaborsi --> akibat: usaha warung sop plasenta
2. gak fokus ke aktor/pelaku/agent/individu. gak ada cerita “Si Badu yang punya aspirasi yang melawan klen”. etnografi struktural fungsional itu ‘kelompok’. peranan individu disemarakkan
tokoh2 Manchester School: Victor Turner, Edmunc Leach, Max Gluckman (jadi dosen2 di universitas tersebut).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar