Kebudayaan, Pranata Sosial, dan Masyarakat
kebudayaan
sistem
nilai
sistem
norma
sistem
aturan
pranata keluarga pranata
berladang pindah pranata hukum
adat
dalam
rangka memenuhi
kebutuhan
hidup
masyarakat
masyarakat
semua konsep2 ini mengacu kepada kebudayaan. Kebudayaan
sebagai kerangka acuan ini semua. Pranata sosial itu untuk penuhi kebutuhan hidup
utama masyarakat. Semakin kompleks sebuah masyarakat, jumlah pranata makin
banyak, vice versa.
Pranata/institution
perangkat2 aturan yang bersumber dari kebudayaan sebuah masy
dan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan2 warga masy dalam kehidupan sosial,
budaya, ekonomi, amupun politik. cth institusi keluarga adl pemenuhan kebutuhan
biologis (seksual, reproduksi) telah disepakati dan telah diterima oleh masy
pranata bersumber dari kebudayaan, konsekuensinya pranata
antar kebudayaan beda2
binatang --> berdasarkan insting/naluri --> bukan
kebudayaan
pranata mengayau/head hunting
--> banyak di indonesia, terutama zaman kolonial Belanda
--> berburu kepala manusia --> foto2 Dayak -->
kolonial --> masih dilakukan
--> imagine: ooh, salah satu kegiatan kalian adalah
memayau ketika itu
--> dalam rangka apa? pride/prestige. status naik kalo
kepala makin berharga, cth kepala chief. biasanya yang diincarin itu kepalanya
kepala klen --> kekuatan yang terbunuh bisa pindah ke pembunuh, si pembunuh
tambah kuat (kesaktian). zaman Kristen --> dilarang --> pranata mengayau,
diredam. gak spektakuler/pengumuman, diam2. sanksi: pembunuhan. ketika konflik
Madura, Dayak muncul lagi! blak2an. jadi, kebutuhan utama mengayau? power.
ingin menempati posisi paling atas agar bawahan2 takluk
pendekatan (approach) yang diterapkan anpol
1. evolusionisme: paling awal. komparasi peradaban antar
masy. dibikin ranking/jenjangan
sistem pra industri (evol tdk terpusat)
- mata pencaharian hunting gathering, cocok tanam
- kepemimpinan informal
- fungsi dan tipe kekerabatan jadi acuan utama
suku
mata pencaharian lahal luas dan beternak
kepemimpinan: pemimpin kharismatik yang punya keputusan
untuk kelompok
tipe dan fungsi kekerabatan: sistem kekerabatan unilineal
pdkt:
acuan tepri ini adalah paradigma Darwin. pelajari proses dan
bentuk perkembnagan sistem2 politik dari sejumlah masyarakat. mulai dari masy
sederhana ampe modern/kompleks. jadi, kajian ini dibikin dalam tipologi, yaitu
rangkaian tipe2 dari sist politik yang jadi objek penelitian seorang peneliti.
buku: The Evolution of Political Society (Morton H. Fried)
evolusi --> diakui dalam ilmu pengetahuan sejak AR
Wallace neliti Sulawesi terus dikembangin di ‘The Origin of Species’
peralihan
struktural fungsionalisme: norma2 kelompok, struktur sosial,
equilibrium, fungsi-peranan kelompok sosial, integrasi, statis (stable)
Machester School (pdkt prosesual dan teori tindakan):
peranan individu sebagai pengambil keputusan, proses sebagai atur waktu yang
mencakup perubahan, konflik, faksi, strategi manipulatif, situasi sosial, drama
sosial, perubahan sosial/dinamis
kritik:
1. padahal masy itu dinamis. gak plek, freeze. pasti ada
yang berubah. perubahan mesti dibarengi konflik? gak. cth KB, cuma berubah dari
delapan anak jadi dua. keluarga sejahtera. yang pasti ada:
resistensi/pembantah. tapi, resistensi bukan artinya konflik!
Cina --> anak kedua diaborsi --> akibat: usaha warung
sop plasenta
2. gak fokus ke aktor/pelaku/agent/individu. gak ada cerita “Si
Badu yang punya aspirasi yang melawan klen”. etnografi struktural fungsional
itu ‘kelompok’. peranan individu disemarakkan
tokoh2 Manchester School: Victor Turner, Edmunc Leach, Max
Gluckman (jadi dosen2 di universitas tersebut).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar