kebudayaan perusahaan dengan manajemen, operasionalisasi
perusahaan apa hubungannya?
peranan apa sih dari kebudayaan perusahaan untuk manajemen
perusahaannya?
pola: chain of command
corporate culture jadi acuan buat manajemen/operasionalisasi
kebudayaan A
pedoman, kerangka acuan (frame of reference)
|
| bagi
|
masy/suku bangsa A --><-- span="" style="mso-tab-count: 2;"> -->
masy/suku bangsa B
|
|
interaksi sosial antar warga masy A
warga: pendukung kebudayaan
patung asmat --> dari ukiran pohon langsung
ketika seorang Papua mengukit, mereka mengingat keberanian
teman2 yang wafat gara2 perang suku, bukan cerita pewayangan atau dewa Hindu
ketika seorang Jawa mengukir, mereka gak ngebayangin
wafatnya kerabat, tapi cerita pewayangan. Atau tokoh2 dewa Hindu. Sehingga,
mereka sering bikin patung Wisnu mengendarai burung Garuda raksasa.
tindakan mereka berdua bakalan berbeda. Hasil
kebudayaan/material culture juga akan berbeda jadinya
tujuan: agar dapat bertahan hidup. dan agar dapat
berinteraksi antar warga
ketika ada interaksi antar warga, ada konsep ‘kami’ dan ‘kalian’
hala kita --> Batak ‘orang kita’. Kerabat kita, kerabat
fiktif kita, atau suku. DIANGGAP SAMA. Mengapa muncul? Trust. percaya sesamanya
(lebih ke sesama kelompok etnik atau kelompok warga)
pasar rumput --> dari jaman Bataavia --> banyak
delman, sekalian ngasih makan kuda.
Lapo --> wartak. Wartegnya Batak. Dikasih kode, B1
anjing, B2 babi
kenapa muncul hala kita? perlu identitas asing, dan perlu
hati2. sebelum berinteraksi secara intens. berperan untuk mengeksekusi lawan2
interaksi. lawan2 tersebut dikategorisasikan. abis itu, treatment-nya pun bakal
berbeda2
ingat! orang Jawa gak akan kayak gini. Mereka bukan
pendukungnya.
Konsekuensi teoritis --> Durkheim --> solidaritas
sosial (sangat mudah diaktifkan, apalagi agama)
sekalipun gak bikin agreement minta tolong, spontanitas
analogikan! (skema operasionalisasinya sama)
kebudayaan perusahaan X
|
|
memberikan pedoman/kerangka acuan bagi
|
para pegawai perusahaan --><-- p="" perusahaan="" z="">
|
|
interaksi sosial antar pegawai
beda asal usul kebudayaan masy/suku bangsa dengan kebudayaan
perusahaan?
suku bangsa kan asalnya dari nenek moyang, konsensus warga
yang udah lampau. Generasi sekarang hanya melestarikan/memodif agar gak
ketinggalan jaman, masih bisa diterima orang (reinvented tradition), rekacipta
tradisi (Hobsbawn). Dan dia tidak sengaja dibuat
kalo perusahaan, dibuat sama2 petinggi2 masa kini alias
Chief Executive Officer (CEO). Presiden Direktur. Dengan sengaja dibuat. Biro
konsultan akan mengarahkan gaya perusahaan kayak gimana. Mau gaya american? Mau
gaya japanese? Atau mau gaya yang kayak gimana? Artinya, SENGAJA DIBUAT atau
DENGAN MAKSUD TERTENTU. Pelayanan dari Customer Service Officer (CSO) jadi
ujung tombak kebudayaan perusahaan.
-->
Tidak ada komentar:
Posting Komentar