sejarah demografi
1. filsafat Cina, konfusius 500 SM
bicara tentang keseimbangan jumlah penduduk dan
kesejahteraan masyarakat
2. Aristoteles
3. John Graunt 1620-1674 (lembaga demografi) pencatat di
gereja, orang butuh banget agar jelas. dibantu William Fatty (pake ukuran2 statistik).
mencoba menghitung kematian pada anak. Umur berapa, mengapa mereka wafat?
--> forma/technique demographic
melihat hubungan antar variabel. secara gak langsung
population studies --> cumaa kalimat “X wafat karena DBD”
Adioetomo
--> definisi: hukum Tuhan yang perlihatkan kelahiran,
kematian, dan pertumbuhannya
komposisi: berdasarkan umur, jenis kelamin, tempat tinggal
struktur: bagaimana bentuk kependudukan. cth piramida
penduduk. apa itu struktur tua/muda
definisi terpopuler: Donald J. Borgue dan George Barkley
demografi populer di bidang matematika dan statistik
mobilitas: perpindahan status/gerak sosial. migrasi,
intragenerasi secara agregatif
pendidikan naik, fertilitas turun. korelasi negatif, studi
populasi. program KB
proyeksi pendudukan: perhitungan kasar/prediksi komposisi.
tujuannya untuk pembangunan biasanya. digunain ekonom
siapa yang duduk di pemerintah, dia yang nentuin pembangunan
kuantitatif gak bisa, munculah kualitatif! penjelasan
deskriptif yang gak berhasil dijelasin secara sistematis
perbandingan --> angka absolut dibanding angka relatif
rasio: ingin melihat perbandingan thd kelompok tertentu
0-4 tahun: titik rentan bahaya kematian anak
R --> rasio pertumbuhan penduduk. 2,5% akan lahir orang2
di X
angka --> bakal didefinisikan --> dibatasi masy dan
waktu --> dia bakal membohongi secara umum
angka menonjol di piramida --> umur yang menonjol = boom
baby
pertumbuhan penduduk
cepat: Indonesia. banyak anak
pelan: AS
nol: Italy
minus: Singapura. makin kecil. Saat ini kebijakan pro natal.
Udah telat, wanita muda pada takut hamil. Wanita tua pengen karena sosial (?)
menyebabkan penculikan anak. PENCULIKAN ANAK INDONESIA NAIK, TERUTAMA ANAK
LAKI, NERUSIN PERUSAHAAN
angka absolut --> 1.000.000 --> jelek! gak jujur!
angka penafsiran. bisa jadi subjek lupa umurnya
sensus
mesti mencakup semua --> tapi di Idnonesia --> gak
mungkin di daerah kritis kayak Papua sama GAM Aceh --> angka penafsiran,
bohong lagi...
dihitung secara periodik. PBB --> harus tahun berakhiran
lima atau nol
tahun2 di Indonesia
1930 oleh kolonial Belanda
*1940 lagi banyak perang
*1941-1959 sibuk ngurusin negara
*seharusnya 1960, tapi berlarut2 hingga setahun kemudian
1961 kayak paper kecil (masa Soekarno)
1971
1980
1990
2000
2010
individual: yang dicatat setiap individu
beda antara negara maju dengan negara berkembang
berkembang: rumah tangga. yang ditanyain cuma kepala rumah
tangga. akibat: gak precise, bisa aja lupa
maju: pribadi. Slip dikasih ke tiap2 individu. via kepala
keluarga. Di AS, Inggris, dan Aussie
Indonesia
standar: 6 bulan di sini --> de facto jadi penduduk (kos,
ngontrak)
4 bulan
di sini --> de jure jadi penduduk daerah asal
sensus: cuma nanyain hal2 yang mendasar. nama, usia, jenis
kelamin --> post enumerating
galat: kesalahan di sensus. subjeknya bohong (kalo sengaja
malu, kalo gak sengaja lupa atau gak tahu), petugas petantang petenteng. juga
sering terjadi di definisi, suku bangsa. baru muncul tahun 2000 (banyak
konflik, dianggap penting)
sensus harganya mahal...
KODE L --> lengkap
KODE S --> sample (1%)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar