memodif.... Emang kayak mobil...? Lebih ke: memanipulasi...
Penyuluh --> program. ngasih satu arah, ngajar
fasilitator --> memberi kesempatan untuk membuat orang
lain paham
awalnya Mas Kojay jadi LSM. terus jadi konsultan.
konsultan --> pemberi master plan
apa yang dilakukan?
memahami karakteristik komunitas
memahami persoalan kunci target program
mencari solusi secara partisipatif, beda sama di balik meja
doank
pelaksanaan program
Pulau Togean --> program pelestarian laut
desa Bajaju 1994 --> gak ada PBB, gak di atas tanah (!?)
--> padat! problem: ketergantungan thd laut.
Ritual Bapokan (bayi nyelam, inisiasi) udah gak dilakuin,
soalnya udah bisa lahiran di rumah (!?)
ada kasus anak 5 tahun dilempar sama bapaknya! kakek marah
bukan gara2 anaknya itu dilempar, melainkan dasar buat marahnya gak jelas
kenapa masy mesti berpartisipasi? mereka punya pengetahuan!
cara:
- bikin peta partisipatif
kita beli peta raksasa, masy yang ikut diskusi kita kasi
spidol, mereka gambarin! proses ini berlangsung 2-3 hari (local knowledge-nya
jalan). sekalipun orang Bajau gak tahu nama ilmiah karang, tapi mereka ngasih
nama satu2 secara khusus pake bahasa lokalnya! pohon mangrove, science satu binomial,
lokal ada dua (laki dan perempuan). awas! bisa diajak ngajar! guru di sana
banyak yang kosong lho. Mas Kojay pernah ngajar IPA!
- cari postulat konflik jika ada
ada dua kubu, yang satu ingin ngancurin terumbu karang, yang
satu ingin memelihara.
cara: bikin peta perlindungan, larangan. Jadinya DPL (daerah
perlindungan laut), papan larangan pake bahasa lokal. Karang: mesti kesepian
biar tumbuh dengan baik!
konflik lain: biolog terumbu karang vs pertamina
terumbu karang --> hewan (mulut, telur, makan kalo malam,
ada tentakel)
Soeharto: buang banyak becak, ke laut, becak jadi ‘batu’/medium
buat lahirnya karang (!?)
pembangunan ideal --> konflik udah gak ada/terintegratif
gak cuma itu! perlu sosialisasi dan internalisasi, berikut
transmisi dan tradisi! (bikin kaos ‘kasihani aku’ bergambar ikan dan terumbu
karang sama ngajar)
--> pengetahuan itu kepelihara karena menyetubuh
manfaat kuliah antropologi?
1. kerangka teoritis tentang: kebudayaan, masy, masalah
sosial
2. interpretasi thd realitas
3. participant observation
4. pendekatan holistik (kerjasama interdisipliner)
5. pembangunan rapport (biar bisa ngabisin beras *!?)
6. teknik pengumpulan data (buat solusi! jadi ancaman hidup
seorang antrapers)
SKSD sok kenal sok dekat penting dalam membina rapport
manfaat jadi fasilitator? (ada kedalaman hubungan dengan
masy. pengen berhasil ngatasin masalah. etnografer? cuma nyatet, ngapain lagi?)
1. kontekstual dan kritik terhadap objektivitas
2. pengembangan teori
3. pengembangan metode penelitian
4. theory to practice
5. advokasi terjadap kebijakan pembangunan
data antropologis --> badan perencana --> program
--> badan pelaksana
rumuskan, sebelum pergi:
tujuan. apakah kompatibel dengan situasi? cara pahami,
bangun rapport dahulu pas preliminary survey. coba kembangin bakat! main gitar,
joget sama mbok2 (!?)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar