Ayo Berjuang

Ayo Berjuang
Pantang Mundur

Sabtu, 18 Mei 2013

Politik Kamis 16 Mei 2013



desentralisasi perlu sebagai simbol demokrasi
kritik: korupsi dan kesenjangan (money politic), keruntuhan nasional (politik identitas lokal – putra daerah)
Megawati’s Holding Operation
keterkejutan Megawati terpilih merebut kursi presiden pada Juli 2001
tantangan:
era baru/reformasi dinamis
stabilitas pasca Gus Dur berkuasa
kepemimpinan
agenda reformasi menjadi pemegang kendali sebuah operasi
gaya kepemimpinan: (un)stable, ekstrim
masalah berlarut2
antisipasi pemilu 2004
tragedi Gus Dur --> merangkul Poros Tengah dan Kelompok Muslim – Hamzah Haz dijadikan wapres = strategi politik
reshaping the constitution and eletion
konstitusi terkesan kokoh dan ‘keramat’
era Bung Karno: Pak Harto terjadi penyimpangan konstitusi
pasa 1998, reformasi amandemen konstitusi disuarakan
masa transisisi RI: BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati
4 kali amandemen dalam rentang 1999-2002
kenapa? trauma atas Soeharto
perubahan
pembatasan kekuasaan presiden
- melaksanakan UU hasil DPR paling lama 30 hari setelahnya
- deklarasi perang/damai, persetujuan internasional
MPR pasca amandemen UUD
kekuasaan tertinggi dihapuskan
asumsi: revolusi adalah harga dalam reformasi
MPR pernah melakukan kesalahan (bikin presiden pewe)
the role of the military
reformasi melemahkan posisi militer dalam pemerintahan
peran militer pada masa pemerintahan Megawati
--> dia gak boleh kerja di pemerintahan, tapi jangan dimusuhin. kalo dimusuhin, dia sama kayak Gus Dur
Radical Islam
gerakan islam radikal berperan besar dalam beberapa konflik berkepanjangan di Indonesia
definisi
-syariah
-garis keras
cth: laskar jihad dan FPI (menghilangkan tempat maksiat)
the court and justice
kualitas pengadilan indonesia --> buruk (ex: korupsi)
keputusan pengadilan dimanfaatkan untuk kepentingan politik berbagai pihak
banyak kasus yang tidak sesuai dan berlanjut pada konflik lain
regions of conflict
aceh --> gerakan separatis --> otonomi daerah
papua --> gerakan separatis --> otda --> pemerintah tidak serius --> penanganan masalah tidak tuntas
maluku dan poso --> isu agama --> petugas keamanan memperburuk keadaan --> mereda dengan sendirinya
the security forces and regional comflict
militer/satuan keamanan berpedan dalam memperpanjang konflik
kewenangan militer yang meningkat dalam kawasan konflik
failed states dan weak states --> indonesia yang mana?
failed: gak punya kewenangan. cth somalia
weak: kekuasaan cuma sampai di daerah2 tertentu
indonesia gak pernah berubah, tapi improvisasi (jk pendek)
not enough politics
demokratisasi dan otonomi – ketidaksiapan dan proses yang lama
kekuasaan tidak berpindah – reformasi/tidak sama saja
indonesia bisa jadi negara demokrasi/tidak? --> membangun lagi dari level lokal
the new order legacy
anti-politic atmosphere --> warisan dari orba --> sulit dihilangkan --> masy sudah terbiasa dan tidak peduli
gerakan pro-demokrasi --> gagal --> dianggap pengganggu
rezimnhya berganti tapi kinerja dan individu masih sama
the revival of local politic
ada dua faktor repolitisasi (perubahan struktur politik secara mendasar):
- demokratisasi --> civil society dan kebebsana berpendapat, perkuat inisiatif internal
- desentralisasi --> citizen forum (forum warga). village councils (BPD, LKMD), gersos dan org. massa
melalui politik di tk. terendah kita bisa melihat revitalisasi demokrasi. partisipasi masy yang tinggi menunnukan iklim demokrasi yang baik
tujuan parpol: aspirasi rakyat
politisi artis: untuk suara, simpati masy, balik modal kampanye
kin relationship --> trust and loyalty, patrimonialism
korupsi – desentralisasi selama ini: daerah2 pinggir (NTT, Papua, dst). wajib setor ke pusat (Jakarta). rata2 gubernur lain ditentuin di jakarta (orba, porsi jendral)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar