Ayo Berjuang

Ayo Berjuang
Pantang Mundur

Selasa, 16 April 2013

Genseks Senin 15 April 2013



Foucault --> filsuf ilmu sosial yang beda. membongkar kenapa itu benar? membalik gagasan kebenaran itu sendiri --> posmodernism
wacana --> gimana ditampilin sebagai suatu kebenaran/kesalahan
seksualitas --> Plato: positif. sesuatu yang menyangkut dengan jiwa, gak boleh dihubungin dengan binatang. Kant dan Sartre: adalah moralitas, gak baik buat diomongin
posmodernism: coba mengritik era Victorian/modern di eropa pada umumnya. diskursusnya bikin pembacanya terkungkung/gak bisa melawan. Era victorian: seksualitas di taboo kan. categorized: maskulin/feminim dalam rangka heterogenitas, modus pengadaan/eksistensi. kalo gini, gender dan seksualitas lainnya gak bisa ngapa2in donk.
sejarah? sebelum era Victorian (<1800an --="" cuma="" dianggap="" dibicarain="" gak="" gede.="" kuno="" m="" malam="" oleh="" pengontrolan="" rakyat.="" romawi="" seksualitas="" taboo.="" tapi="" tengah="" yunani=""> diobrolin tanpa batas, bisa jadi becandaan, gak dianggap jorok, dianggap normal/positif. era Victorian juga dibantu gara2 ada gereja. seks dianggap sebagai dosa, cth free sex dibuat aturan2 dalam alkitab (seks harus didahului sama nikah) seks adalah hal yang rumahan alias di atas ranjang kamar. setelah abad 19M, diomongin sama ilmuan (Freud --> perilaku manusia berdasarkan seks). akibatnya, yang ngurusin ginian malah ilmuan praktikal itu sendiri, cth sekskolog (dokter psikiatri) --> masturbasi dilakuin berapa kali sebulan --> jadinya discourse! pembaca mesti nurutin.
pandangan seksualitas
timur: seni sebagai kenikmatan
barat: seni sebagai hal yang ilmiah
barat: ilmu pengetahuan seksualitas
apa sih alasan mendasar masy Barat buat coba cari tahu ini --> bhub dengan moral agama Kristen
3 ciri:
1. monogami
2. reproduksi sebagai fungsi eksklusif: jangan bercinta selain dapat anak
3. kenikmatan seksual adalah sebuah kejahatan
abad 16 – 19 – sekarang...
tidak menaati moral agama = asketisme. tidak mendapat keselamatan
pembentukan subjektivitas individu: selalu waspada. kelemahan dengan godaan (seksualitas): penundukan individu
mekanisme kekuasaan --> membentuk subjektivitas individu --> melahirkan mekanisme pengetahuan
mekanisme kekuasaan = kepastoran
pasteur (pengembala), pengembala (bergerak) --> pengembala domba (kawanan)
seseorang meneliti sejarah seksualitas dalam masy Barat melalui moral gaama kristen yang berhasil membentuk subjektivitas setiap individu (penganutnya)
kuasa kepastoran >< kuasa politik tradisional yang biasa
fungsi utama: menyejahterakan mereka yang diawasinya
2 ciri kuasa pastor:
fungsi utama menyediakan penghidupan untuk kawanan hewan gembalanya
pengembala yg baik adalah pengembala yang sepakat mengorbankan dirinya
kekuasaan individualistik
>< penonton: cuma nyiapin bahan, ciptain, terus kalo beda ya udah
3 jenis kuasa pastor
punya otoritas untuk wajibkan orang lakuin apa aja untuk keselamatan
wajibin orang untuk apa yang mesti dilakuin untuk keselamatan mereka dnegan pengawasan dan kontrol
dapat memaksakan keinginan thd individu2 (menjadi patuh). nilai tertinggi kristen: kepatuhan thd pastur. pastur bisa dapat data primer dari orang2nya bisar bisa jadi kontemplasi.
kepastoran: sumber pengetahuan individu (diskursus)
indonesia: RUU pornografi. Luna Maya: menolak. hukum bikin salah kaprah
UU pornografi --> apapun yang bangkitin gairah seksual. kontorversi: melanggar HAM
komentar dan tanya: Feni, Ubed, Botak, Dev, gue
tari Manado: bangkitin gairah seksual? dituntut agar dipelihara
gereja --> hub parokial --> pastor mesti tahu detail soal umat
power produce knowledge and implies each other, vice versa
Giddens --> Foucault ngomongin dientitas diri yang dikungkung sama kuasa dan diskursus
kenapa sih mesti diatur negara? kepentingan, nama baik
kuasa dan pengetahuan
power produces knowledge.... power and knowledge directly implies each other
dua cara untuk produksi kebenaran sex:
1. ars erotica. kenikmatan di timur. serat centhini (tembang Jawa, etnografi seks) dan kamasutra. bukan hal yang ilmiah = fun.
2. scientia sexualis. wacanas eni erotik di barat bersifat tertutup dan sepenuhnya pribadi
--> karena kuatnya moral borjuis dan kristen
confession: hukum, keseharan, pendidikan, keluarga, hubungan cinta, dll. publik dan privat
confession: ritual wacana. transformasion of sex into discourse
4 domain/ranah kuasa-pengetahuan dengan seks (histori barat):
1. histerisasi tubuh wanita. pusat erotis & reproduksi. mereka perlu dikontrol
2. pedagogization children’s sex. anak2 sebagai bahaya yang perlu dipantau dan dikontrol karena memiliki curiosity yang gede
3. seksualitas perilaku procreative. melihat reproduksi dan seks sebagai kepentingan publik
4. psikiatrisasi kenikmatan menyimpang, kaji seks sebagai fenomena medis: psikiatrik/kejiwaan
sekskologi
akhir abad 19, Richard von Krafft-Ebing – psikiater jerman “psychopathia sexualis”. 4 klasifikasi, sadisme, masokisme, fetisisme, homoseks
Freud: three essays on theory of sexuality
1926: Theodoor van de Volde “ideal marriage”
1930: Alfred C Kinsey perilaku seks AS
John Money: peran hormon dan faktor sosial pembentuk gender
William Masters dan Virginia Johnson: fisiologi respons seks dan pengobatan disfungsi seksual. diukur dalam buku “Human Sexual Response”
Purwoceng
purwo: utana
ceng: ngaceng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar