Ayo Berjuang

Ayo Berjuang
Pantang Mundur

Kamis, 14 Maret 2013

Anter Kamis 14 Maret 2013



comdev: meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian lokal
poin penting: memberdayakan masyarakat
pembangunan: pasti ada tahapan alias proses
apa yang mesti kita lakukan?
1. perencaan
--> mau melakukan sesuatu agar hal tsb dapat dicapai semaksimal mungkin
pembangunan: ke arah yang lebih baik
2. implementasi
3. monitoring
4. evaluasi
perencanaan:
-> pemetaan sosial
amati dahulu kondisi fisik, kondisi sosial (latar belakang geografis dan demografis). bakal nanya2  ke lurah buat tahu sejarahnya, dst. bisa dengan survey, amatin biasa, wawancara. ada banyak cara untuk mendapatkan indormasi tersebut. karakteristik masyarakat (administrasi wilayah), struktur pemerintahan (sejarah perkembangan), kondisi geografis (peta wilayah), kondisi demografis (kondisi prasarana dan sarana), dan bagian kelembagaan (mata pencaharian)
-> identifikasi permasalahan
identifikasi permasalahan secara umum
identifikasi akar permasalahan
membuat skala prioritas permasalahan
membuat alternatif solusi permasalahan
ketimpangan power --> banyak instansi, banyak uang, disalahgunain!
paling penting mindset. penanaman nilai
-> analisis SWOT --> disesuaikan dengan SD yang ada
adalah melakukan analisis terhadap kondisi internal dan eksternal masyarakat. analisis internal mencakup kekuatan dan kelemahan. analisis eksternal mencakup peluang dan hambatan
identifikasi potensi
identifikasi kelemahan
identifikasi peluang
identifikasi kendala
membuat the best of solution
-> action plan rencana
implementasi time frame
koordinasi antar institusi yang terlibat implementasi
pendampingan (pertemuan rutin, pelatihan, dll)
pertemuan rutin antar para stakeholders yang terlibat, sinergi kegiatan, dll
akar maslaah paling sulit: adanya perbedaan2 pandangan internal ths nature of problem itu sendiri. akibat yang nentuin masalah, ya mereka yang punya power!
kalo terlampau rumit, langkah perencanaan bisa molor ampe setahun
evaluasi: midterm, persemester, 1/3 tahun, dst. bisa buat macem2 juga
tapi selalu ada patokan tertentu
kritik anter: melanggar cultural relativism karena intervensi. bagaimana cultural relativism hadir di dalem anter? pandangan emik --> menghargai ilmu pengetahuan lokal, tahu kebutuhan lokal >< ekonom, dst
setiap tahapan mesti ada kolaborasi: diskusi dua rah dan komitmen di dalam stakeholders
monitoring dan evaluasi
monitoring proses pelaksanaan dan hasil kegiatan program dilaksanakan sejak awal hingga akhir program
evaluasi proses dan dampak kegiatan/program
RI-disain:
melakukan perbaikan pada kegiatan program yang sudah berjalan berdasarkan hasil evaluasi
pembangunan: gak mempertimbangkan nilai2 lokal. akibat: perebutan resource lokal
kurang memahami kalo standar pembangunan malah membuat masyarakat berjuang untuk memenuhi standar tersebut, bukan membantu memfasilitasi mereka dalam pemenuhan standar kebutuhan ‘yang seharusnya’
cross cultural relativism harus menghasilkan cultural relativism
dana --> APBN pemerintah = sulit. mudah cair: dari luar negeri
advokasi: memberdayakan. agar orang yang gak kuat mampu mengartikulasikan kepentingannya
representative role --> antropolog dapat menggantikan peran tertentu
cultural broker --> mencoba menjembatani, memecahkan pengotak2an agar klop/nyambung
PAR --> participant action research.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar