Ayo Berjuang

Ayo Berjuang
Pantang Mundur

Rabu, 26 Januari 2011

Berbagi : Cerita2 Lucu Terbaik 2011

Ok2...

Ini adalah lanjutan dari judul BERBAGI. Nah, kali ini, dengan sumber yang sama Gue ingin lagi berbagi bersama kawan2 nih. Iya, sesuai dengan judulnya, cerita2 yang bakal tersaji merupakan cerita2 yang fiksi. Ok, tanpa banyak basa-basi, mari yuk kita c'mon mulai start..! (Mengutip dari Warkop, aseek dah)

Permen Karetku Tertinggal di Mulutmu

Di sebuah bandara, sepasang kekasih, Derry dan Dita sedang saling pandang dengan ekspresi wajah sedih. Mereka akan berpisah selama dua tahun karena Derry akan ditugaskan ke New York.Tak lama kemudian terdengar suara dari operator bahwa pesawat yang menuju New York akan berangkat.

Segera mereka berciuman dengan amat sangat mesra sebagai ciuman perpisahan. Kemudian Derry meninggalkan Dita yang melambaikan tangannya dengan air mata menetes di pipinya.Sambil memandangi Dita, Derry terus berjalan meninggalkannya. Setelah dua ratus meter berjalan tiba-tiba Derry berlari menghampiri Dita kembali.

Dita berseru,"Berangkatlah Sayang. Aku rela melepas kepergianmu!".

Derry menyahut,"Sorry Say, permen karetku tertinggal di mulutmu."
================================================== ================

Presiden Gorila

Suatu hari seorang presiden sebuah negara pergi melihat pameran lukisan-lukisan.
Karena saat itu beliau mengalami sakit mata dan penglihatannya kabur, maka ia mengajak satu ajudannya untuk menuntunnya.

Presiden : “Wah, lukisan ini bagus. Gambar ikannya bener-bener hidup.”

Ajudan: “Shttt… Jangan keras-keras Pak. Itu gambar buaya.”

Kemudian mereka berpindah ke lukisan lain.

Presiden: “Gambar Gajah ini benar- benar gagah.”
Ajudan: “Shttt… Ojo keras-keras Pak. Itu gambar banteng.”

Presiden itu kemudian menahan diri memberi komentar sampai ia tiba pada satu pojok ruang pameran dia berseru:

“Wah, sing iki apik tenan. Lukisan Gorila nya begitu nyata anatominya.”

Ajudannya langsung tertegun dan berkata:

"Pssttt…. Jangan keras-keras Pak. Itu cermin!”
================================================== ===============

Preman Kafe

Di sebuah bar seorang pemuda berbadan kecil sedang duduk santai.
Seorang preman lokal mendekati dan langsung menendangnya keras.

"Ciaaaat!!" Pemuda kecil jatuh tersungkur dari bangkunya.

Ketika dia bangun, si preman berkata dengan sombong, "Itu tadi taekwondo dari Korea."

Karena takut, pemuda itu tak menanggapi. Dia lalu kembali duduk ke bangkunya.
Namun tidak lama kemudian, preman tadi kembali mendekati dan membantingnya,

"Gubrakkk!" Pemuda kecil itu terjerembab. Saat dia bangun, preman berkata lagi, "Itu tadi judo dari Jepang."

Pemuda kecil itu tetap tidak menanggapi. Perlahan-lahan dia kembali duduk.
Tidak lama kemudian, si preman menonjoknya,

"Buggg!"

Pemuda kecil kembali jatuh, lalu si preman berkata, "Itu tadi boxing dari Amerika".

Pemuda kecil menyadari mulutnya mengeluarkan darah. Lalu dia bangun dan tidak kembali ke bangkunya. Perlahan-lahan dia keluar dari bar.

Tidak beberapa lama kemudian pemuda kecil itu masuk ke bar dan menghampiri si preman.
Tanpa berkata apa-apa lagi dia langsung memukul kepala si preman,

"Bletokkkk!" Si preman langsung jatuh pingsan.

Pemuda kecil ingin memberi penjelasan, tapi si preman tidak juga siuman. Pemuda kecil menghampiri pemilik bar dan berkata,

"Pak, bila preman ini bangun tolong beritahu bahwa yang tadi itu linggis dari gudang."
================================================== ===========

Burung Pak Lurah

Pak Lurah memiliki hobi memelihara burung bermacam-macam jenisnya.

Pada suatu pagi, burungnya hilang semua karena dicuri orang. Merasa ulah si maling sudah keterlaluan maka pak lurah merencanakan untuk membawa masalah ini di pertemuan warga. Sekitar 200 warga hadir.

Setelah berbicara panjang lebar soal moral, si pak lurah bertanya “Siapa yang punya burung?”

Seluruh laki-laki yang hadir segera berdiri.

Menyadari kesalahannya dalam bertanya pak lurah buru buru berkata ,”Bukan itu maksud saya? Maksud saya adalah, siapa yang pernah melihat burung?”

Seluruh warga wanita berdiri.

“Wah...gawat…”pikir pak lurah.

Muka Pak Lurah semakin marah, dan juga makin gugup, ia berkata lagi, ”Maaf sekali lagi, bukan ke arah situ pertanyaan saya, maksud saya adalah siapa yang pernah melihat burung saya?”

Segera 5 wanita berdiri.

Pak Lurah langsung lari pontang-panting melihat Bu Lurah berlari dengan membawa sapu lidi.
================================================== ===========

Asal Usul Manusia

Seorang gadis kecil bertanya kepada ibunya, "Bagaimana umat manusia muncul?" Sang ibu menjawab, "Tuhan menciptakan Adam dan Hawa dan mereka memiliki anak-anak dan begitu juga semua umat manusia dibuat."

Dua hari kemudian gadis itu memberikan kepada ayahnya pertanyaan yang sama. Sang ayah menjawab, "Jutaan tahun yang lalu ada ras monyet yang berevolusi menjadi manusia."

Gadis itu bingung lalu kembali kepada ibunya dan berkata, "Bu, bagaimana mungkin bahwa Ibu mengatakan kepadaku ras manusia diciptakan oleh Tuhan, dan ayah mengatakan bahwa mereka berasal dari monyet?"

Sang ibu menjawab, "Yah, Sayang, itu sangat sederhana. Ibu menceritakan dari sisi keluarga ibu dan ayahmu memberitahumu dari sisi keluarganya."
================================================== ===========

Penyelundup

Tentara Israel segera memerintahkan dia berhenti, "Pinggirkan sepedamu itu. Saya ingin bertanya, apa isi kedua tas itu?". "Pasir," jawab Mahmud. Tentara Israel tidak percaya begitu saja. Mereka membongkar kedua tas itu dan benar mereka menemukan pasir di dalamnya. Akhirnya mereka melepaskan Mahmud dan membiarkan dia melintasi perbatasan menuju wilayah Israel .

Keesokan harinya, kejadian yang sama berulang kembali. Tentara Israel menghentikan sepeda Mahmud dan bertanya, "Apa yang kamu bawa?". Mahmud menjawab, "Pasir." Tentara-tentara itu memeriksa dengan teliti kedua tas itu dan tetap menemukan benda yang sama, pasir.

Kejadian yang sama berulang kali terjadi hingga tiga tahun lamanya. Akhirnya, Mahmud tidak muncul lagi dan tentara Israel itu menjumpainya sedang bersantai ria di luar kota Yerikho.

"Hei, kamu yang suka bawa pasir," tegur tentara Israel itu.
"Saya menduga kamu selama ini membohongi kami saat melintas perbatasan. Tapi saya selalu menemukan pasir didalam tasmu. Selama tiga tahun, saya sepertinya menjadi gila, tidak bisa makan atau tidur memikirkan barang selundupan kamu itu. Baiklah, ini di antara kita berdua saja! Saya mau tanya, apa sih yang kamu selundupkan tiap hari selama tiga tahun?"

Mahmud menjawab dengan kalem: "Sepeda!"
================================================== =========

Putri Katak

Seorang programmer menyeberangi jalan yang kemudian ada seekor katak yang memanggilnya.

"Jika kamu mencium aku, aku akan berubah menjadi seorang putri cantik."

Ia membungkuk kemudian mengambil katak itu dan memasukkannya ke dalam saku.

Katak itu berbicara lagi dan berkata, "Jika kamu mencium aku, aku akan kembali menjadi seorang putri cantik. Saya akan tinggal bersama kamu selama satu minggu."

Programmer mengambil katak keluar dari saku, tersenyum dan kembali ke saku. Katak kemudian berteriak, "Jika kamu mencium aku dan aku kembali menjadi seorang putri, saya akan tinggal dengan kamu dan melakukan apa yang kamu inginkan." Sekali lagi programmer mengambil katak itu keluar, tersenyum dan memasukkannya kembali ke saku.

Akhirnya, katak tersebut bertanya, "Kenapa? Aku sudah bilang bahwa aku seorang putri cantik dan aku akan tinggal bersamamu selama seminggu dan melakukan apa pun yang kamu inginkan. Mengapa kau tidak ingin mencium aku?"

Programmer itu berkata, "Dengar, aku seorang programmer aku tidak punya waktu untuk seorang pacar. Tetapi punya katak yang bisa bicara, merupakan hal yang keren!"
================================================== ===========

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6798801

Berbagi : Senior Normal vs Junior 4L4Y

Assalamu'alaikum Warohmatulloohi wabarokaatuuh!!

Apa kabar pembaca? Gue berharap, mudah2an kalian semua baik2 aja dan selalu mendapatkan perlindungan Dari-Nya, Aamiin! Bagi yang tidak, belum, maupun mengolok (wew, ciyaelah) bacaan ini gue juga harep dengan doa yang sama. Sekali lagi donk, kita aminin. Aamiin!

(Hmm, sejak kapan gue jadi seorang yang agamis??)

Jadi gini nih...

Gue mau share sesuatu yang pastinya InsyaAllah lucu. Nah, sayangnya, yeh, yang bikin cerita ini bukan gue. Yang bikin tuh kaskuser. Nah, daripada di-cap plagiat, makanya itu judulnya BERBAGI. Maksudnya, BERBAGI ini artinya mengambil komedi dari sumber lain. Iya, kalo dilihat2 nih pastinya tangan gue lagi getol2nya... Atau gatel2nya mengopas alias copy paste karya orang lain. Makanya, untuk menghindari hal itu, gue cuma mau ngingetin bahwa karya ini adalah karya berbagi dari sumber tanpa diubah isinya... Palingan untuk menghindari plagiarisme akan Gue coba mengomentarinya...

Semangat! Dan selamat menikmati teman2!!

A= anak alay
B= kata si A, B adalah kaka kelasnya


gak ada angin gak ada ujan
tiba tiba di Hpnya si B
(bukan nama sebenarnya, lagian tega amat kalo ada orangtua yang ngasih nama anaknya "Be")
muncul sms dr nomer yang gak dikenal....

A = Alluw kag! Leh knal? Ap kBrx?

B = Wa'alaikumsalam Warohmatullahi Wabarokatuh. ..
Dengan hormat, sampainya pesan ini, saya akan memberitahukan bahwa kabar saya baik-baik saja....
Maaf beribu-ribu maaf, Ini gerangan nomer siapa ya?
Kok acap kali sms nomernya ga ke save ya? (bales sepanjang mungkin)

A = Owh ea muuph lupa ng@s1h s4L4m,,,, Ini EnDoet LuThuwna EmbeM C@ianK
Cmu@na. Inged gag kag? Eh, kug blzna pjg bgd ch? Gi ng4ps?

B = Yaiyalah panjang.... Lagian ga dibayar perhurup inih! Gw lagi mabok
nerjemahin kata2 lo nih. Keypadnya ilang2an ya? Oh elo.... Eh, siapa tadi?
Tembem semua? Perasaan temen-temen gw kalopun ada yang tembem paling
sebagian dipipi doang. Ga sampe seluruh badan dah.

A = Huft ...Plz dund...bkn t3mb3m cmu4, tp ’emb3m c@iank cMuana’. W AD
klaz xmp lw dlu. J4h@d bgd d3ch......fufufuuu :’(

B = Yeeee mana gw apal. Adek kelas gw kan ada banyak. Bayangin misal
sekelas ada 25 murid cewe. Dikali 9 kelas. Nah, itung ndiri dah tuh ada
berapa! Itu belom dari sekolah2 laen. Mereka kan gw anggep adek kelas gw
semua walopun mereka ga nganggep gw. Coba? Masa iya gw apalin atu2. Lu
kira gw petugas sensus! Eh itu sebenernya huruf ’a’ mau lo ganti apasih?
Jadi angka 4 apa a keong (@)? Satu aja ribet apalagi dua gw bacanya.
Plin-plan lo ah

A = Ea mu’uph kag.... Abzn udh kbi@s44n kag. Jng mrh dund... hix... hix...
Oh ea y.. Kn ad bnyk ea... muv dh muv.. Eh kag, w inged loh qt dlu prNh
kut xkul PeNcak sLt bReng jG.

B= Jorok lo ah

A = Pencak SILAT kak!!!

B = Ooohhh.... Nah itu bisa nulis bener

A = Tp w kluwar paz 5aBuk quNink. Gag kwt. Uji4nna bRad bGd

B = Gw ga pernah ikut pencak silat. Gw ikut cheers. Yang dipaling atas
formasi piramida kan gw. Lagi pula kalo gw ikut pencak silat, sabuknya ga
muat.

A = Iyh yng bn3r kag? Bc4nd@ aj dh wkwkwkwkwkwkwkwkwk! !!

B = Etdah lo ketawanya serem amat kayak burung gagak.

A = Eh kag BTW n0m3r hpx kog ckep amad ch? Ky orangx

B = Nama gw bukan betawi.

A = Mksd w ’by the way’

B = Kenapa emang JALANnya?

A = OMONG-OMONG! !!!

B = Oh... ga tau nih.. Beruntung aja dapet nomer bgini

A = Dpt dri m4n4 kag?

B = Hadiah es orson. Penting amat

A = Kag kuq fesbukx lum d k0nfr1m?

B = Confirm! Bukan Kon-frim! Oh yang foto profilnya dari atas sambil
manyun2 itu lo ya? Gw kira fanpage-nya Suneo. Belom-belom. Ntar deh kalo
angel foto lo udah bener. Eh, unyeng2 lo ada 5 ya? Ampe keliatan. Banyak
amat. Situ pake ekstensen unyeng2?

A = Iyh ka2g bC@nd4 aj@ dh. 1tukan age’ ngetrend kag futu dri @ta5. Mak1n
gaG kli4t@n mukax, makin keyenz!

B = Yaiyalah. Gimana mau keren kalo muka lo keliatan. Coba dong
sekali-sekali foto profilnya diganti pake fotokopi. Burem, perkecil,
bolak-balik. gitu.

A = Mangx uj14n!

B = Biar ga keliatan muke lu. Katanya makin ga keliatan makin kerennn...
Gw yakin asli lo ga sebagus di foto kan? Nih udah gw confirm. Eh, itu
foto2 lo banyak banget yang jari tangan angka satu dimulut. Lagi ngelonin
orok sapa lo? ya ampun.. Lo ga juling foto dari atas semua?

A = Gag. Udh b1aza k0g. Eh, kag mang gi onlen ea? Onlen d kul ap dihumz?

B = Eh kalo bahasa alaynya �onlen di WC SPBU� apaan? Salah semua tuh
option lo

A = Ih... kakak joyokkkk...

B = Kadir ga diajak?

A = Itu Doyok kaaaggg.... Yah, w lgi gaG onlen niyh kag. Cb klo qt sm�
onlen, kn bs chat b4r3ng

B = Kita? Lo aja kali ama kawan2 lo. Lagian yang minta lo biar onlen
sapeh?!

A = Hix..Hix...Jahad :’( Kag kug lum bubu siyh? Kn udh mlm. Mang lum
ngantug ea?

B = Gw ga pernah ikut MLM deh

A = ’Malem’ Kag maksudx....

B = Udah gede ini. Lagian sembari ngelembur ngerjain tugas nih.

A= Cemangadh!

B = Hdagnamec

A = Paan tuch Kag???

B = Tulisan lo gw balik. Bingung gw nanggepin bahasa lo. Eh tulisan lo
bisa di normalin dikit ga? Sedikiiit aja demi gw

A = Oh ea deh kag..

B = Eh, ko gw baca status-status lo semuanya ngambil dari lirik-lirik lagu
ya??? Keabisan ide lo? Mana udah di ’Like’-in sendiri, trus ga ada yang
comment pula.

A = Eaaa... Abisan w suka bgd kag sm lgu it. Co cweet bgd dech. It jga da
lgu� knangan sm mantan w dlu

B = (Emang gw pikirin).

A = Ohiya kag! Bsk lusa jm 9 pgi d �salah satu stasiun tv� nntn w ya!

B = Itu kan acara live musik itu kan?! Yang penontonnya satu panggung sama
artis/bandnya. Trus sambil nari2 kompak banget dibelakangnya. Lo jadi
artis toh sekarang? Grup band lo apa namanya? Salut gw. Pasti lo jadi
vokalisnya ya? Apa lo soloist?

A = Bukan kag, gw jadi penontonx.

B = Huh?!!!!!!! (Keselek)

A = Ea, yng pnting msk tv kag! Gw ma rombongan udh nyiapin tarianx lho
kag. Biar kompak nnti narix. Nama tarianx �Ngucek-Jemur- Ngucek-Jemur�. Tau
dund kag ky gmana. Gag ngaruh deh mw bandx apa aliranx apa.

B = Trus kalo bandnya metal gimana??? Masa lo mau tetep joget
�Ngucek-Jemur�?

A = Ya gag ap kag. Lgan band metal mah gag mgkin d hadirin kag. Kyk ga tau
aja kag..

B = Yaudah deh, selamat joget ya. Kakak mo tidur dulu. Oia, besok lusa,
pagi2 kakak ga bisa nonton situ joget �Ngucek-Jemur�. Soalnya kakak sibuk
mau bikin anyam2an sedotan. Babay!

A = Bye... Met bubu kag. Eh kag, ntr jm2 bolax pa?

B = Hah?! Lo suka nonton bola pagi2 juga?

A = Yaelah bgadang nntn bola wajar x kag

B = Lo cowo apa cewe sih?!

A = Cow. Mang np?

B = Lah itu foto2 difesbuk?!

A = Itu mantan� w kag. Fto w d album �Juzt Me�

B = ............ ......... ......... .......

A = Kag?

B = Eh iya sori. Udahan dulu ya. Gw baru ngeliat UFO nih. Bye!

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6801670

Minggu, 16 Januari 2011

Walktrough Gelo - NFS AndongGround

Assalamu'alaikum, kawan2!

Kembali lagi bersama Saya di ardipritadi.blogspot.com .... Hehehe....

*!? Gak segitunya kali?? Elo nulis bagaikan orang yang diselimuti asap kegalauan??

Ok2, kembali ke topik... Walopun gue belum jelasin apa yang mau dibicarain..

Oh, pembaca, udah lihat judulnya belon??

Yoah... Bagi gamer alias orang yang hobinya nge-game, pasti tahu artinya... Bagi siapapun itu yang belum tahu artinya apaan, mari yuk share dimari! Jadi, walktrough itu... Hehe, maaf kalo spelling-nya salah... Artinya kumpulan tulisan atau rekaman apapun termasuk video yang berisikan petunjuk2 untuk menyelesaikan suatu game hingga (kalo targetnya terpenuhi yaa) 100% .

Banyak orang atau lebih tepatnya, ciyaelah, anak2 gamer yang kebingungan ketika ingin menyelesaikan suatu game. Game yang ia jalani mungkin terlalu sulit baginya. Hingga akhirnya, berbagai jalan pintas mereka tempuh saking kebingungannya. Yah, memang hal tersebut menjadi suatu kepenatan tersendiri....

Bayangkan aja, game yang ingin kita selesaikan ternyata memiliki kenddala tertentu. Ambil contoh, misalnya game2 seperti Lethal Skies. Kali ini gue gak sensor namanya... Hehe. Game tersebut memang menantang banget... Saking menantangnya, ampe2 gue sendiri pake salah satu jalan pintas : CHEAT. Nah, jalan pintas ini lebih kasar lagi. Cheat sendiri berarti suatu kode yang dilakukan saat play atau jalannya permainan yang mengakibatkan suatu hal tertentu pula. Makanya, cheat itu macem2. Ada cheat health... Awalnya nyawa kita sekarat tapi lama2 akhirnya sembuh seperti sedia kala. Kira2 begitu. Kalo enggak, cheat peluru tak terhingga, dan akhirnya emang beneran. Peluru yang tadinya ada takaran ammo-nya, yang seharusnya lambat laun habis, eh gara2 cheat tadi peluru yang kita keluarin gak abis2.

Yah, begitulah... Suka dukanya gamer....

Maka, karena hal tersebutlah pengarang ingin berbagi dengan Anda, khususnya dalam walktrough.. Yang gue buat... mantebh...

Jadi, katanya ada game keluaran baru ya?? Gue udah coba mainin dan seru banget! Boleh share dimari, namanya...



Oke2... Need For Ngirit : Andong Ground - Kala Hasrat Membalap Sudah Menggila namun Bensin Semakin Langka

Nah, biar lebih seru dan kena akan kesannya, gue share yaa video introductionnyaa :D

Hari Y, Tanggal XX, Bulan ZZ, Tahun 20WW
Bintaro Sektor 5

Berkisah dari seorang kusir delman yang bernama Tukiman (anjrod udah ngasal parah kalo yang benerannya muncul gimana yaa??). Nah, Tukiman ini merupakan kusir delman biasa yang menyimpan potensi luar biasa. Saking luar biasanya, ampe2 kusir ini suka banget nonton tayangan2 sejenis balap seperti Efwan kalo enggak Moto GP (apa coba?? Dan apa hubungannya??)

Hingga akhirnya, bertemulah ia dengan seorang lelaki tulen (iya, nggak setengah2 kok, santai aja, hehe :D) bernama Mas Pranoto. Mas Pranoto ini merupakan supir Taksi yang mempunyai kesamaan hobi dengan Tukiman, yaitu sama2 suka menonton balapan. Tapi bedanya, kalo Tukiman sukanya balapan resmi seperti Gran Turismo, kalo Mas Pranoto justru lebih suka nonton balgap alias balapan gelap seperti Need For Sp**d ... (bentar2, kok ini malah jadi ngomongin game?)

Yop, terjadilah dialog antara dua sejoli itu, EH SALAH! Kedua orang tersebut...
Tukiman : Assalamu'alaikum!
Pranoto : Wa'alaikumusalam Wr. Wb! Oy! Ngapain Mas??
Tukiman : Ah, Saya lagi santai2 aja kok. Situ sendiri lagi ngapain??
Pranoto : Sama, Saya juga...
...... (setelah pembicaraan yang gak penting alias nge-junk, akhirnya...)
Pranoto : Eh, elo tahu gak gue siapa?
Tukiman : Eh, maksud Mas? Bukan pemilik Tenabang kan??
Pranoto : Haha bukaan! Gue supir taksi! Dan gue juga suka ngeliyat2 arena balap.. Seru sih...
Tukiman : Ooh.. Gue sendiri kusir... Oh, elo suka yang kayak gituan? Wah, gak nyangka, gue juga suka...!
Pranoto : Ooh, suka ngikutin yang mana? Moto GP? Atau apaan?
Tukiman : Haha iya Mas salah satunya itu. Ehm, gue sih sukanya Danny Pedrosa
Pranoto : Wah, gue sukanya Casey Batur... Eh maap salah... Maksudnya Casey Stoner...
Tukiman : Hahaha! Ooh.. Gue juga suka tuh sama Sete Gibernau... Tapi kok belakangan ini dia gak muncul ya? Apa jangan2...
Pranoto : DOI UDAH PENSIUN GOBLOK!
..... (Keduanya tertawa terbahak2...)
... (Hingga akhirnya, maaf2 aja, keceriaan menjadi hilang karena kemunculan pemuda misterius...!)
Pemuda : Hei mas!
Kedua lelaki : Ey!
Pemuda : Mau numpang nanya boleh? Hemm...
Pranoto : Iya gapapa Mas. Mau nanya apa?
Pemuda : Hmm kalo bundaran sektor tujuh tuh di mana ya?
Tukiman : Oh, sini. Lurus aja, ikutin jalan, terus nyampe dah.
Pemuda : Ooh, gitu, makasih ya Mas!
Tapi... Ada yang mencengangkan...
Pemuda tersebut memakai mobil yang berwarna hitam metalik... Lalu, terlihatlah di depan mobil itu akan mereknya yang berinisial "S" dan suara nge-bass-nya pun muncul setelah mobil tersebut jalan dengan tenangnya... (jangan bandingin sama Shakespear! Pasti gue kalah puitis!)
...
Tukiman : Dasar, anak jaman sekarang kok aneh2...
Pranoto : Mobilnya itu loh, cakep gile!
....
Kedua lelaki : (sambil meratapi nasib) KAPAN YA GUE PUNYA MOBIL SEBAGUS ITU?? HUUU~~~HUUU!!
*LEBAY!

Di Lokasi lain...
Sektor Tujuh
Pemuda itu bernama Adjonk... Si Adjonk kini berkumpul bersama kumpulan pemuda2 lain dan mengobrol bersama. Tapi, apakah obrolan tersebut adalah obrolan yang baik2... Sepertinya...
Adjonk : Hei!
Pemuda 2 : Anjrot! Hey.. Pa kabar??
Adjonk : Nama gue Adjonk, bangsat! Manggil nama orang yang bener donk...
Adjonk (lagi) : So, tantangan hari ini apaan? Kita mau ngapain nih?
Pemuda 2 : Hehe, yah kayak yang kita tahu. Bintaro ini kan tempat komplek. Yah, jangan ribut2 dan jangan ngebut2...
Adjonk : Tapi, elo pengen biar kita semua ngelanggar!?
Pemuda 2 : Gue belum selese ngomong, men! nah, terusin ya? Ok. Abis itu, kita juga tahu bahwa balapan kita selama ini banyak banget ngebuang biaya. Termasuk ngebuang bensin. Itulah yang kagak gue setuju... Udah gitu, karena munculnya global warming dewasa ini, makanya kita harus senantiasa go green... Mulai dari sekarang aja tentunya...
Adjonk : Then?? Udah tahu mobil yang gue pake ini kagak go green banget! Cuma menang cepet, harga, sama keren doank, terus apa maksudnya nih? Dan gimana penyelesaiannya bro??
Pemuda 2 : Mobil yang elo pake itu... Suka duka yang terdapat di dalamnya.. Juga gak bisa disalahin kok... Tenang aja bro... Mobil yang elo pake itu... Saleen S7...

lanjut pada cerita ke 2..

Minggu, 02 Januari 2011

Colongan Bentar .... Boleh Kan? (4)

Nah, sekarang cerita ke-empat!
Garuda Bersemayam dalam Diriku atas Nama-Nya

Nah, ini merupakan cuplikan singkat, dan sebenernya merupakan balesan SMS antara Muhammad Ardi Pritadi dengan salah seorang temannya, yaitu Zulfahmi Hasan. Wew. SMS mereka gak singkat namun padet parah... Dan... Ini mungkin yang akan menjadi titik tolak persahabatan mereka... (Tokoh : Gue, Fay, Hand Phone)

Gue : Hmm... Groookkk! *Lagi tidur siang cuy... Lagian, abis ujian akhir enak juga pulang2 langsung tidur... Asekkk*

HaPe : .... Aaa Haa... Uuu...

Gue : Ngek! Hmm... Siapa... Tengah2 sore gini SMS gue?

Tahu2nya. Iya, si Fay, yang nanyain kabar. Begini nih ceritanya...

Fay
"Asklm. Di, tadi di lokasi XX ada Peloncoan kaga??"

Gue
"Walksm Wr. Wb. Iya, tadi ampe jam sekian. Terkait dengan vested interest AA dengan BB" --> Maaf, daripada menyinggung hati nama, mendingan Saya sensor. Takutnya muncul ketidakharmonisan antara nama baik dengan kejadian ini... Saya masih bisa menjaganya, Saya pikir!

Fay
"Ooh... Iya.. Sabar aja ya kawan. Tetap semangat, jangan ampe berhenti ampe di sini aja... Maaf ya Di, gue gak bisa bantu apa2... Gue jadi gak enak sama elo semua... Maaf.. Bgt...!"

Gue
"Ha3 iya banget kawan! Gue juga mikir, pasti ini skenario. Pasti kayak *sensor* tapi ada perbedaan tertentu pada kegiatannya... Malah, menurut gue, ada bagian2 tertentu yang memungkinkan keamanan bagi peserta2nya... Tadi elo udah kasih wejangan supaya tetap teguh prinsip. Gw jadi smakin yakin bahwa Allah-lah satu2nya penulis skenario hidup gw, bukan pemelonco2 gw!"

Gue (lagi)
"N mnrt gw jg sebenern elo ga perlu minta maaf. Karena dari situ elo udah perjuangin hak2 elo sob. Gue setuju, karena institusi ini mengajarkan dan mendidik kita supaya menjadi insan yang cerdas dan pemberani... Menjadi manusia merdeka... Tapi gue seneng banget kawan, elo selalu ikutin hati nurani. Kami pasti selalu memaafkan elo."

Fay
"Thx u so much Di, you're my best friend..."

Gue
"Satu lagi, mereka semua yang menjadi otak pelonco saat ini boleh menganggap gue sebagai 'binatang piaraan' mereka. Tapi, suatu saat, gak, gue gak jadiin mereka sebagai 'binatang piaraan' gue. Gue bakal menjadi 'manusia sejati' di kacamata mereka. Jadi, mereka gak berani macem2in gue. Jadilah, gue menjadi manusia merdeka dan luhur. Saat ini, mereka cuma aja gak tahu ttg keberadaan gue..."

Gue (lagi)
"Ok2 i thank you too, best friend! I hope we can earn our freedom , we are not the animals!"

Fay
"Siip Di, kepakkan sayapmu seperti burung garuda, lah kok jadi ngomongin timnas, hehe!"

Wew... Saat itu juga, gue langsung... Menganalogikan diri gue dengan seekor Garuda yang terbebani dan lagi dalam kondisi yang payah banget... Cuma gara2 berbagai praktik peloncoan atas nama kepentingan tertentu... GAK JAUH BEDA DENGAN PENDERITAAN TIMNAS SAAT KALAH MELAWAN MALAYSIA DI FINAL AFF SUZUKI CUP 2010..!

Gue
"Ah i see! Then just do it! (Kok omongin N*ke?) Hi3! Ah bener! Mereka boleh skrg anggep gue sebage burung beo yang terlalu polos dan kerjaannya mengimitasi mulu. Mereka gak tahu bahwa gue adalah GARUDA SANG PETARUNG SEJATI!! (Wah, narsis, Astaghfiruloh :D)"

Fay
"Oke Di, sabar yaa. Ada saatnya kau bertarung menghadapi kumpulan burung2 gagak (baca : pemelonco)..."

Gue
"Wew, ok2 bgt setuju parah!! (Inget! Gagak cuma kenal 2 hal : bertarung dan romantisme. Tapi Garuda kenal 4 hal sekaligus : bertarung, romantisme, sportivitas, dan kegagahan) ... Satu lagi, SELAMAT TAHUN BARU YA! SEMOGA TAHUN INI BERJALAN DENGAN DAMAI DAN SEJAHTERA, AAMIIN!!"

Fay
"Weew ok2! Met tahun baru juga Di, sukses selalu!!"

Begitulah kutipan gue dengan Fay... Berlangsung langgeng dan seru banget.. Diskusi kita tadi, sepertinya ya!?

Anyway, itulah hasil perbincangan kami berdua... Maka, saat ini Saya bolehlah masih menjadi Garuda yang lemas karena ditimpa kepentingan2 tertentu melulu... Dan ternyata kepentingan2 tersebut berasal dari penjajah gue, yaitu Gagak alias pemelonco gue yang hanya mengenal dua hal dan tidak mau mengenal hal2 lainnya seperti yang telah Garuda pelajari. Unfortunately, iya. Garuda kalah, walopun telah belajar lebih banyak dan lebih baik drpd Gagak. Itulah dia.

Namun, suatu saat mereka akan mengetahui... Mereka yang me-resosialisasikan diri gue (baca : membentuk ulang diri gue secara psikologis) menjadi seekor burung beo yang terlalu lugu (lucu tapi belagu.. Hah!?) dan hanya dapat memamerkan keindahannya walaupun terpaksa... Akan sadar bahwa hal tersebut adalah NIHIL BESAR! Mereka akan sadar bahwa Garuda akan terus menggali dan tidak bosan2 meraih ilmu pekerti luhur atas Nama-Nya! Garudalah yang selalu menjadi petarung sejati, juga berhak mendapatkan kemerdekaan!! Dan Gagak hanyalah penjajah yang selalu berprinsip, sekali lagi, kepada dua hal tersebut, atas dasar kepentingan2 tertentu!! Ingat, TUHAN SELALU MENGETAHUI MANA YANG BAIK DAN MANA YANG BURUK! YANG BAIK PASTI AKAN BERJAYA!

Garuda! Beban apapun yang kau pikul sekarang, bawa sajalah, just do it! Karena, beban2 tersebut akan serta merta hilang seiring dengan menyurutnya kebudayaan yang berdasarkan atas kepentingan2 tertentu yang selalu saja merepotkanmu! Aku yakin, engkau pasti bisa! Dan jangan lupa, selalu berdoa kepada-Nya! Minta kepada TuhanMu, supaya :
1. Beban2 itu hilang!
2. Engkau mampu mempelajari banyak hal2 selain empat hal yang engkau pegang teguh tadi
3. Yakin bahwa Gagakpun yang mengalahkanmu hanya dengan dua prinsip akan kalah, tunduk, dan submisif tidak lain dan tidak bukan hanya karena Allah Ta'ala!
4. Setelah engkau menjadi burung yang merdeka, maka jangan lupa untuk selalu menerapkan ilmu2 yang elo raih! Jadi, engkau akan sukses selalu dan selalu menjadi idola masyarakat Indonesia, dan tentunya Tanah Tumpah Darah serta Tempat Ibu Kita Mengandung, Akhir Hayat Kita!!

GO GARUDAA!!! ALWAYS FIGHTS ON!!! --> Maaf kalo Grammarnya salah! *!?

WARNING : SEKALI LAGI, MOHON MAAF APABILA ADA KESALAHAN BAIK TATA BAHASA MAUPUN EYD-NYA! SAMA TENTU SAJA DARI SEGI MATERIL ALIAS ISI, APABILA ADA YANG TIDAK SETUJU DENGAN ISI YANG TERLALU TENDENSIUS, SAYA MOHON MAAF DAN KOREKSI SEGERA!!

Colongan Bentar .... Boleh Kan? (3)

Nah, ini masih merupakan kisah selanjutnya coy2 sekalian, sequel gitu, seri selanjutnya.. Episode ke... Jangan... Gue sekarang lagi gak main sinetron cuy. Kalopun gue main, palingan gue jadi PEMERAN PEMBOKAT, EH SALAH, PEMERAN PEMBANTU...

Ok, berlanjut ke cerita 3! Tentang Garudaku, Atas Nama-Nya!
--> Oh iya, gue lupa kasih judul buat cerita2 sebelumnya...
1 : Tahan! Cobaan Meningkat Drastis!
2 : Gak Ada bullying di Kamusku!

~~~~~~~~~~~_______________________________~~~~~~~~~~~~~ *!? Loh??

Jadi gini nih.

Cerita ini dimulai saat final pertama AFF Suzuki Cup 2010. Kan Indonesia (kembali gagal).. Haduh.. Sedihnya minta ampun... Pas itu, gue nonton dengan hati pilu, Garuda kita kalah atas Macan Malaya dengan skor telak 3-0 di Bukit Jalil! Hmm... Ini lagikah... Ada apa lagikah... Pikir gue gitu...

Abis itu, muncullah final leg dua yang diadakan di kandang Sang Garuda, tidak lain dan tidak bukan hanyalah di Stadion Utama Gelora Bung Karno! Dengan ribuan supporter setia yang selalu mendukung Timnas tercinta, walau dari berbagai SARA manapun jua (tentu dengan catatan ia WNI, hehe) diharapkan agar leg ke dua ini Indonesia bakal membabat.. Yah setidaknya dengan skor 4-0 ! Namun, apakah hal itu berat? Apabila kita berkaca kepada historis, mungkin hal itu bisa saja terjadi. Karena, saat penyisihan kita justru melibas Malaysia dengan skor 5-1, mantebh gak tuh. Baiklah. Ternyata eh ternyata, kita menang dengan skor 2-1. Iya, kita kalah agregat cuy. Hal ini cukup menyesakkan dada. Apalagi, kita melihat sejarah bahwa kita selama tujuh tahun paceklik gelar juara.. We are the champions but not the real champions, benarkah ampe segitunya???

Cerita belum selese. Ternyata, setelah Saya telusuri, entah lewat jejaring sosial manapun ataupun berita2 yang Saya baca, denger, maupun tonton.. Wah3... Benarkah otaknya itu ketua PSSI yang sekarang ini beserta dengan antek2nya? Tentu saja, antek2 busuknya yang selalu mementingkan kepentingan pribadi atau vested interest. Masa?

Gara2 itu pula akhirnya Garuda selalu terbebani. Buktinya, kita paceklik juara, seperti yang telah Saya sebutkan sebelumnya. Juga, masa dibalik jeruji besi ia masih bisa memimpin... Err... Organisasi yang seharusnya dapat MEMANJAKAN GARUDA namun pada praktik dan kenyataan justru malah membuat GARUDA KITA TERBEBANI???

Hal itu membuat pilu hati. Dan tentu saja, hal itu dapat dianalogikan dengan... Bullying...

Karena, kan seperti yang telah Saya ilustrasikan sebelumnya, Garuda hanya tebebani karena ulah2 Organisasi yang mengurus dia? Begitu juga dengan kegiatan2 Ospek dan segala macemnya baik yang legal maupun ilegal (baca : segala macem praktik bullying alias peloncoan). Ok, kita belum selese menganalogikannya. Nah, karena kegiatan2 yang gak guna kayak gitu (karena, walopun kegiatan itu guna juga buat link atau jaringan pertemanan, tapi abis itu juga badan capek, pegel linu, masuk angin, besok gak masuk alias bolos, nilainya jelek deh!) makanya kita semua JADI TERBEBANI. Mengapa? Mengapa tempat kita mengenyam pendidikan, seharusnya MEMANJAKAN KITA DENGAN, TENTU SAJA DENGAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARANNYA?? Saya bingung sampai di sini dan tidak habis pikir...

Dan semua ini terdapat agen2 atau aktor2 politik, yang memolitisasikan... Entah itu untuk olahraga bahkan untuk pendidikan...

Dan agen2 tersebut mempunyai sumber daya kekuasaan yang luar biasa seperti ekonomi, militer, dan hal2 politik lainnya... Tergantung latar belakang orang yang terkait sih..

Dan karena hal yang di atas tadi, banyak pihak2 yang terkait... Yang seharusnya membereskan mereka secara bersih... Atau setidaknya menyelesaikan masalah ini dengan baik... Hm... jadinya tidak mampu menyelesaikan hal ini... Karena takut dengan 'wah'-nya sumber daya kekuasaan yang mereka miliki...

Bukti

--> Nenek curi kakao/coklat/apalah, gue lupa, bisa selese tuh. Langsung, perkara empat bulan penjara, finish..

Tapi...!
--> Mr. XX diduga memasukkan rekening atas nama YY dengan ketentuan sekian... Terkait dengan pelanggaran pasal sekian dan ayat sekian... Oh, belom ada hukumnya, kita kan punya yurisprudensi, so bikin aja hukum yang baru... Eh ternyata ada deng... Jadinya malah nambahin halaman aja nih... Hehe... Ah enggak, kasusnya emang rumit kok... Gak semudah nenek2 yang di atas tadi kok (Apaa!?). Hmm. Ok, penjara.. Err.. Paling lama dua tahun deh.. Tapi di sini kasus korupsi lainnya kok... Rata2 enam tahun yaa... Kok bisa beda EMPAT TAHUN DARI RATA2 YA??

(Sebulan kemudian)
--> Mr. XX terkena potongan waktu penjara. Jadi, Anda akan dibebaskan... Paling lama... SEMINGGU KEMUDIAN... (Nama lainnya : Lama waktu penjara dikasih diskon cuy biar bentar! Enak parah ya!!)

WARNING : BAGI PIHAK2 YANG TERKAIT ATAU MERASA TERSINGGUNG, JANGAN SUNGKAN2 UNTUK SEGERA MEMERIKSA TULISAN SAYA! SEKALI LAGI, APABILA ANDA SEKALIAN TIDAK BERKENAN DAN MENGANGGAP BAHWA TULISAN INI ADALAH TULISAN YANG TENDENSIUS !!!

Colongan Bentar .... Boleh Kan? (2)

Ya, berlanjut lagi ke cerita selanjutnya...

Mohon maaf, ada beberapa yang Saya bocorkan, karena Saya juga sebenarnya juga tidak tahan, alias muak dengan apa2 yang menimpa Saya, eh, kami semua yang teraniaya! Hmm... Waktu itu.... (Tokoh : Gue, Senior 1, Senior 2, anak2, ketua kelompok 1)

Senior 2 : Ya! Bagi ketua kelompok diharapkan untuk maju ke depan!
Anak2 : @#&@&^@&#%^@%^ !!!!
Senior 1 : UDAH ELO SEMUA GA USAH BERISIK !
Anak2 : .....
Senior 2 : Ok, bagi kelompok pertama, dipersilahkan...
Gue : ..... (mampus, gue kelompok *sensor*, gue sensor : karena gue yakin, pasti ada beberapa pihak2 yang bakal tahu keberadaan gue, dan pastinya akan menentang keras cerita ini! Kacau galau!!)
Senior 2 : Bla bla bla
Ketua Kelompok 1 : ~_~
Gue : .... !!
Gue (lagi) : (Hmm! Gue harus bersiap! Persiapkan segala macem strategi...!! Hmm... So, we can put the nuts from the shell... GIVE 'EM EVERYTHING WE GOT !! HURRAH!)

Ampe akhirnya... Drama pun dimulai! Jeng jeng!!

Hmm... Pertarungan itu di mulai juga! Saat2 tegang ketika Ma Chao berani menantang Zhang Fei dengan lantangnya! Pertarungan itu sendiripun berada di Gerbang Tong, gerbang bersejarah... Pada Legenda Sam Kok...

(kenapa ceritanya ketuker sama Sam Kok??)

Senior 2 : KEPADA ARDI! DIHARAP AGAR SEGERA MAJU!
Senior 1 : Mana yang namanya Ardi??
Anak2 : (sambil nunjuk ke arah gue) Itu kaak!
Gue : Hmm... Iya kak... Robbi Srohli Sodri.. Wayasirli amri... Wahlul uqdatamilisaani... Yaf qahu... Qouli... (Ya Allah! Ya Tuhan, perlancarkanlah lisanku, mudahkanlah urusanku, serta kendalikanlah hatiku!!)
Senior 1 + 2 : Ardi??
Gue : Iya kak, Saya akan maju..

Lalu...

Senior 1 : Silahkan jelaskan...
Gue : Baik kak! Terkait dengan penerimaan yang kami dapatkan, Saya hanya mendapatkan informasi untuk meraih berbagai referensi dengan tema sekian! Lalu, Saya, eh Kami juga turut serta untuk membaca mengenai kerangka karangan yang nantinya juga akan Kami jelaskan melalui sumber referensi2 lainnya seperti internet, dan semacamnya... Lalu... Lalu... (matilah gue, jujur, simbolik gestur gue... Jadinya kaku.. Gaya ngomong gue ituloh yang gak banget...!)

TIBA2 !!
Gue : Ehm.. Saya lanjut... Kami lalu...
Senior 1 : Huhuhu! Hahaha... khihi..!!
Gue : (sambil ngomong, sambil dalem ati juga : AJAR NIH SENIOR, NGETAWAIN GUE! YAH, ELO KIRA NGOMONG GAMPANG, KALO ELO LEBIH JAGO NGOMONG DRPD GUE, MENDINGAN GA USAH SOMBONG DEH, MASIH BANYAK KOK YANG LEBIH JAGO NGOMONG DRPD ELO, DI ATAS LANGIT MASIH ADA LANGIT !!) ... Emm.. Lalu, bla3 ... Sekian.. Terima kasih (asli, gue sebenernya pengen nampol elo, nj*g ! Ugh, Astaghfiruloh...)

Quote for this one!
--> Ketika mau berperang, atau sedang menahan hawa nafsu, terutama nafsu ammara (salah satunya kemarahan yang memuncak itu...) : TA'AWUDZ !
--> A'u zubillahiminasyaitoonirojim. : Aku berlindung dari godaan senior, eh SALAH! Dari godaan SETAN yang terkutuk...!

Untung masalah selese!

Cerita ke dua!

Kali ini mengisahkan tentang dua pemuda yang bernama Muhammad Ardi Pritadi dengan Anto Yulianto... Mereka adalah dua teman akrab yang sama2 tidak setuju dengan adanya segala macem tindakan bullying... Termasuk senioritas... Nah.. Berikut ini adalah kisahnya... (Tokoh : Gue, Anto)
Gue : Oy, To!
Anto : Di! Eehehe
Gue : Kenape elo, tampang kok murem amat bro..
Anto : Kagak apa2 kok gua... Uurgg (sambil geleng2 kepala)... Akh...
Gue : Hey2, kenapa... kalo mau colongan juga gapapa loh... Gue siap ngedengerin... Feel free to ask ya!?
Anto : Hehe, thanks ya.. Iya nih, bukannya abis ujian kita seneng2 di rumah, akhirnya kok malah kayak gini...

Iya, baru aja abis kejadian ini, kita lagi di-ospekin... Cape deh...

Gue : Errggh.. Iya, sabar aja bro... Huf.
Anto : Hehe, thanks ya
Gue : Sama2..
Gue (lagi) : Gue juga udah bosen sama semua ini...
Anto : Maksudnya Di?
Gue : Iya To. Dengan segala macem bullying ini. Salah satunya senioritas...
Anto : Iya2...
Gue : Gue dulu pernah ngedapetin hal ini banyak banget pas gue SMA. Dulu, gue nyangka bahwa bullying itu lintas jurusan... Sama tentu aja lintas angkatan... Misalnya, gue kan anak IPS pas kelas 2. Berarti, gue dibenci sama anak kelas 3 IPA. Dan itu bener2 nyebelin plus gak banget parah!!
Anto : Sabar...
Gue : Wew, kali ini elo yang nasehatin gue buat sabar, To, jadi gak enak gue, hehe. Iya, lanjut. Dulu itu, ampe tuh senior ngomong gitu 2 yg gak jelas ke gue. Kayak gini kek, 'eh geblek! Jadi anak IPS bisa apa elo?? Tau gak kalo anak IPS tuh gak punya masa depan??'. Hmm, kan berarti senior gue lagi kelas 3 IPA, tuh, lagi ngadepin UN sama tes PT Universitas/ST, macem2 lah... Yaudah, simpel gue jawab dengan lantang, 'Eh, bacot. Mendingan elo urusin tes2 elo deh. Gue takut elo ga lulus UN terus ga keterima di manapun. Kalo kaya gitu sapa yg tanggung jawab, masa gua??'
Anto : Kaco! Haha, terus gimana, elo selamat ga?
Gue : Selamet, Alhamdulillah. Buktinya, gue masih bisa BERNAPAS SAMPAI SEKARANG... Thank God...
Anto : BUKAN! Abis itu elo dihajar kaga sama dia?
Gue : Oh, i see. Alhamdulillah ENGGAK. Justru dia malah diem aja. Karena, cerdas, mungkin dia tau kalo gue bentar lagi ngelaknat dia... Eehehe
Anto : Hehe
Gue : Gue tahu banget.. Omongan senior tadi tuh tendensius... Ada kecenderungan untuk ke arah negatif... Kalo saat itu juga gue turutin hati nurani gue, maka gue bakalan diem aja. Cuma, gue juga mikir, kalo misalkan... Gue diem aja, gue bakal dianggap anak lemah... Gue gak mau dianggep anak lemah cuma gara2 gestur kaku sama tampang culun! I CAN SHOW TO THE WORLD, TOO!
Anto : .... (diam... Berdecak kagum.. Bukan, PENGEN MUNTAH...!)
Gue : Dan, gak cuma itu aja. Bullying itu gak sekedar senior sama junior. Kebalikannya pun juga bisa. Misal, gue juga dulu punya junior paling menyeramkan, dia paling ditakutin angkatannya. Eh, dia juga nyolot ke senior2nya (baca : gue). Sumpah, males abis! Bahkan, ke gurupun juga bisa! Kebalikannya, sekali lagi juga bisa!
Anto : Wew, Di, elo serius banget
Gue : To, kalo gue gak punya cita2 dan pemeran penting, maka gue gak bakalan keobsesi kayak gini
Anto : Hmm...
Anto (lagi) : Lah, emang kenapa? Kok gitu, dan maksudnya?
Gue : Iya. Cita2 gue jadi pengajar sukses.. Entah dosen atau guru, tergantung yang mana yang terbaik buat rejeki gue... Impian gue, gue jadi pengen pioner civitas academica di Indonesia. Kayak jadi ketua MGMP di Jakarta, atau se-Indonesia juga boleh.. Terus pengatur kurikulum... Terus lagi... Kementrian Pendidikan Nasional...! Ya! Gue pengen jadi MENDIKNAS! InsyaAllah!
Anto : Ooh... Ok2...
Gue : Salah satu proker (baca : program kerja) gue pas di mendiknas nanti... Gue pengen GA ADA SENIORITAS DI CIVITAS ACADEMICA APAPUN! Walaupun hal itu sulit banget, karena hal tersebut sudah membudaya, bahkan lebih parah lagi, mengakar dalam berbagai sendi2 kehidupan civitas academica, maka tak dapat dipungkiri... HAL TSB ADA DI MANA AJA... Ada yang bilang kalo semua itu merupakan warisan penjajah... Bisa juga sih.. Kalo dari sdt pandang sosio-historis kenapa enggak, terutama psiko-nya tuh. Kan org2 yang ngejajah kita sifatnya sama aja kayak yang nge-ospekin kita kek, yang meloncoin kita kek... Dan semacemnya, walopun gue tahu banget mereka semua JAUH LEBIH KEJAM DRPD MEREKA SEMUA YG SEKARANG MELONCOIN KITA. Tapi, idealnya, MASALAH INI SEHARUSNYA UDAH GAK ADA...
Gue (lagi) : Kenapa? Karena, udah tertera dalam UUD kita, konstitusi tercinta kita, men! ...'dan hidup dalam perdamaian dunia, bebas dari penjajahan, apalah itu.. Apa.. Tidak sesuai dengan'
Anto : '... Perikemanusiaan dan perikeadilan!'
Gue : CEPE BUAT ELO TOO! TOAST DULU KITAA :D
Anto : XD

*Kenapa jadi kuis?

Lanjut

Gue : Jadi, kayak gitu. Kalopun si pelonco pada nanyain gue. Maka, simply, gue menjawab : Ada pada pasal 28 ttg kemerdekaan mengemukakan pendapat. Di sana, kita bebas berpendapat Kak/Pak/Bu/Tante/Om/DanSegalaMacemYangGakBisaGueSebutinSatuPerSatu
. Nah, Kalo mereka nanya2 lagi yang aneh2...
Gue (lagi) : Kayak.. Oh, yaudah. Seharusnya anak2 pada berani dong, jangan pada takut... Simply gue jawab : Oh, maaf, interupsi. Eh, takut kan berkaitan dengan perasaan ya. Perasaan itu kan kualitatif...
Anto : Dan kualitatif itu GAK PUNYA ALAT UKUR YANG PASTI!
Gue : Banget To! Bayangin, ada gak penemu alat2 yang aneh2 gitu, kayak SCARE O-METER...
Anto : (Ngakak mode on)
Gue : Iya, kebukti banget. Dulu, gue punya temen yang gendut. Terus, pas gue katain dia gendut, dia nyawanya langsung pergi entah ke mana To... Jadi, maksudnya kayak orang abis kehilangan nyawa gitu... Kasihan parah...
Anto : Haha, ini jadi ngingetin gue ke pengalaman dulu. Karena gue pernah mengalaminya gitu, hehe!
gue : Ah, oh iya. Sama, gue dulu juga, sempet dikatain kurus langsung ngambek. Bego parah ya gue

.... (akhirnya, cirhat colongan pun semakin memanas!)

*!?

Gue (lagi) : Nah, makanya tuh. Kalo itu gak punya alat ukur pasti dan ga ngejamin kalo semua orang pasti berani, makanya jangan2 COBA2 PELONCO DONK? Udah gak ada alasan lagi, bro, sizt, sir, ma'am, dan apalah itu. Mari, kita tinggalkan semua produk penjajahan dari civitas academica! Kita sapu bersih!
Anto : Setuju.. Parah!
Gue : Itu semua juga demi kepentingan pribadi sedikit. Hehe. Bukan, bukan maksudnya dengan kasus ini gue bisa jadi markus (makelar kasus). Tapi, ambil hikmahnya cuy. Gue pengen, calon anak dan cucu, malah kalo bisa cicit dan seterusnya bisa berbahagia di civitas academica! Gue pengen itu, mereka dapat belajar bebas dan belajar bebas, sehingga gak ada tuh kamus bullying dalam kehidupan sehari2 mereka!
Anto : Manteb bro!!
Gue : Thanks. Semoga gue bisa ngelakuin hal ini. Mulai dari sekarang. Walaupun dari skala terkecil sekalipun, tapi semoga gue bisa memberikan kontribusi untuk agama, nusa, dan bangsa gue!

Iya...

Itulah, kira2 secercah harapan2 gue. Gue gak tahu, itu bakal gue capai apa enggak. Lagipula. Gue tahu itu, banyak pasti pihak2 yang SAMA SEKALI TIDAK MENYUKAI HAL INI. Karena, menurut analisis Saya, entah benar entah salah, namanya juga asumsi. Kalo : Mereka justru menggunakan penyebaran rasa takut (yg kualitatif, kayak gue sebutin tadi) menjadi cikal bakal manifestasinya bullying...

Dan... Gue pengen.. Walopun gue belum tentu punya anak cucu juga. Minimal, calon2 anak2 didik gue nanti biar gak ada kejadian yang macam2 kayak ginian. Cukup, gue aja yang ngerasain pedihnya di-bully. Terlepas karena tampang gue yang culun ataupun gestur gue yang kaku, SEMUA ORANG BERHAK BUAT MERDEKA : TERCANTUM DALAM KONSTITUSI !

Colongan Bentar.... Boleh Kan?

Assalamu'alaiku Wr. Wb...

Teman2 sekalian... Semua orang yang Saya sayangi... Semuanya...
Alhamdulillahirobbil'alamin. Assolatuwasalamu 'alal asrofil ambiya i walmursalin. Wa'ala alihi waashabihi ajmain. Amma ba'du (kalo ada yang salah silahkan diperiksa).

....

Iya, sesuai dengan judulnya, gue hari ini bakal colongan alias curhat... Malah kayaknya segala macem uneg2 bakal gue keluarin... Walopun, gue tahu bahwa uneg2 tersebut mungkin memang tidak sehati dengan para pembaca, ataupun yang lainnya terutama kepada pihak2 yang memang benar2 tidak menyetujui akan tulisan yang bermakna 'kesan pesan penderitaan seorang anak manusia Indonesia'... Namun, Saya sudah siap akan itu!!

Mengenai curahan hati ini, atau yang biasa kita singkat dengan bahasa gaulnya bo (stop, berhenti menjadi 4L4Y !!) adalah CURHAT... Atau segala macem2 yang kita keluarin entah melalui cerita panjang lebar atau apapun sehingga menampakkan makna tersurat maupun tersirat di dalamnya (baik eksplisit maupun implisit)... Er... Tunggu... Gue juga jadi pusing nih sama bahasa gue yang terlalu berat... Apa gara2 IQ gue yang kejongkokan ya? Ah... Terlepas dari itu semualah Di...

Terlepas dari elo bodoh... Atau mempunyai kemampuan yang sungguh kurang...

Karena elo juga manusia Di....

Elo juga mempunyai kelemahan yang banyak. Di samping elo (mungkin) juga punya kelebihan yang banyak... Tapi belum tentu segala kelebihan yang gue punya mampu untuk mengkaver (baca : cover) semua kelemahan gue pastinya... Makanya... Malah apabila seorang anak manusia yang tahu diri sekalipun juga bahkan akan langsung berkata bahwa segala macem kelebihan yang dia punya merupakan hadiah besar dari Mahakuasa! Itu memang benar! Terlepas dari kisah banyaknya teolog dan filsuf2 bidang lainnya yang mencari kebenaran MENGENAI TUHAN... Sampai akhirnya mereka semua (yang notabene... Katanya tumbuh menjadi pemikir kritik sejati..) harus merelakan... Satu hal yang mendarah daging... Agama...! (koreksi Saya, apabila hal itu memang salah, sekali lagi!)

Ooh... Kita tidak akan berlama2 dengan hal filsafat.. Toh Saya juga cukup pusing dengan hal2 tersebut...

*seharusnya, apabila filsuf2 menjadi seorang pemikir sejati, maka mereka akan menganggap bahwa pemikiran2 kritis mereka dikonstruksikan Karena Jasa-Nya... Karena, siapa lagi yang bisa membuat mereka berpikir begitu keras kecuali... Yah... Karena tubuh yang sehat atau fit... Karena pikiran jernih... Ketika kadar darah oksigen memadai seorang filsuf untuk berpikir begitu kritisnya... Tapi... Apa yang membuat semua hal tersebut berjalan dengan sempurna? Jujur, walaupun Saya itu orangnya gak hobi baca (baca : males) dan beyond the theories parah, tapi Saya berani menyebutkan bahwa Tuhan Yang Mahakuasa-Lah yang dapat menggerakkan berbagai kelebihan2 manusia! Saya jadi bingung melihat tulisan Saya... Hehehe...

Intinya, mengapa mereka semua tidak mengakui eksistensi Tuhan justru dengan melihat segala macam kelebihan yang mereka miliki? Ah, sudahlah... Semoga Allah memberikan mereka Hidayah... Khususnya bagi mereka semua yang sudah terlanjur... Kan kasihan... Untuk apa berpikir begitu keras dan kritisnya sampai2 tujuan yang mesti dicapai hanyalah sebuah broken phenomenon... Tidak... Jangan sampai hal tersebut terjadi terutama kepada diri kita yang 'masih' sadar!!!

Itu merupakan salah satu uneg2 dari Saya... Selebihnya... Jujur... Masih banyak...

Lalu, mengapa Saya di sini curhat? Ada dua alasan besar sekiranya...
1. Saya manusia, maka Saya punya perasaan tentunya...
Oh, perasaan hanya dimiliki oleh cewek. Makanya, mereka biasanya masuk ke psikologi ataupun ke seni2 yang memunculkan gairah2 untuk mengeluarkan perasaan... SALAH BESAR!!! SEMUA MANUSIA JUGA PUNYA PERASAAN! Termasuk Saya... Anak manusia Indonesia yang berjenis kelamin laki2... Dan masih belia, tentu saja masih perlu banyak belajar... di samping gue harus cepat2 dewasa untuk tahan banting apabila...

--> Ada orang yang (sengaja atau tidak, tergantung kondisi) tidak mendengarkan curhat Saya... Hmm... Apabila Saya berbaik sangka... Maka mungkin Saya akan menanggapinya dengan dewasa... Seperti : mungkin dia lagi sibuk, jadi gak sempet dengerin gue curhat, dan sebagainya... Jadi, sebenernya... Hatiku pilu apabila berprasangka buruk... Misalnya, apabila ia berkata bahwa : memalukan... Gue jadi dia (Ardi) gak usah cerita2 kayak ginian dah... , apaan nih? Colongan yee (with his or her destructive cynical smile).... , dan sebagainya..
Jadinya pula, ini juga jadi konsekuensi bagi Saya. Kalo Saya pengen curhat, mendingan sama orang yang udah dikenal... Eh... Itu juga belum tentu benar... Curhatlah kepada orang yang dekat dengan Saya... Eh ... Itu (ternyata) juga masih salah pula! Curhatlah kepada teman dekat YANG MAMPU NGEJAGA RAHASIA ELO, DAN TENTU SAJA MENGHARGAI APA2 YANG ELO KELUARKAN, APAPUN SEGALA UNEG2 itu... Gan...

Hmm....

Terus, kenapa Saya bikin tulisan ini? Bukannya bahkan pembaca2 atau yang diluarnya sekalipun belum tentu mau ngedengerin curhatan yang gak jelas ini...? Bahkan pastinya, ada pula yang bakal menentang keras tulisan absurd dari anak manusia ini?? Baiklah... Terserah Anda sekalian ingin memakai perspektif manapun, silahkan perbaiki apabila banyak sekali kata2 Saya yang masih salah. Saya menulis ini bagaikan anak manja, tau gak? Saya menulis ini bagaikan seorang wanita yang emosional, tau gak? Apapun itu, kritikan pedas akan Saya tampung dan akan terima.. Karenanya, Saya telah siap!!

Ini juga merupakan penggalan sebagian.. Yah... Karena, Saya harus berkomitmen terhadap kata2 tadi... Bahwa Saya harus bercurhat kepada mereka semua yang.. Saya sudah jelaskan sebelumnya... Jangan diputar2... Maka dari itu kawan2, terlepas dari itu, Saya mempunyai perspektif dari diri Saya. Ya, nomor pertama tadi, SAYA PUNYA PERASAAN... Maka, itu telah menjadi hak Saya untuk angkat bicara... Maksudnya, menulis ini... Lebih lagi, Saya juga akan menunaikan pula kewajiban, yaitu mempertanggungjawabkan rahasia pribadi Saya. Buktinya, walaupun cerita pertama tadi mendeskripsikan bahwa curcol-an Saya pernah 'ditolak', tetapi Saya TIDAK MENYEBUTKAN CONTOH2NYA, BERIKUT PELAKU2 YANG MENOLAK SAYA.... Iya, mereka semua... Nama2 itu, pantas digelapkan demi menunjang nama baik dan tidak menyebarkan nama buruk, Saya tahu bahwasannya itulah yang menjadi salah satu resiko utama ketika menulis pengalaman pribadi ini.

Saya yakin pula, kata2 tersebut banyak salah! Maka, jangan sungkan2 untuk mengoreksinya!

2. Saya, seperti biasa, ingin berbagi pengalaman...
Ya, sebenarnya tujuan utama dari seluruh penulisan ini untuk sharing, yaitu berbagi pengalaman, walaupun Saya masih belia (iya, saat ini masih umur 18, umur yang terlalu hijau untuk berbagi pengalaman bukan? Maaf apabila kata2 Saya salah...). Tetapi, setiap insan, menurut pendapat Saya, entah benar entah salah, dan tentu saja terlepas dari teori2 tertentu... PASTI MEMILIKI PENGALAMAN YANG BERBEDA. Itulah keistimewaan Tuhan menjadikan manusia untuk 'memaksa' mereka untuk senantiasa yah.. Jalani saja kehidupan.. Entah itu indah maupun sangat buruk malahan...
Lalu, ada beberapa kisah menarik tentang pengalaman yang Saya dapatkan... Hm... Terlepas dari semua ini.... Semua pemikiran akal sehat yang membelenggu Saya... Saya ingin sekali mempertemukan rasio dengan perasaan Saya, sehingga mereka berdua akan menjadi pasangan suami istri yang sakinah serta melahirkan seorang anak yang sangat berbakti kepada kedua orang tuanya, bernama... HATI NURANI...

Lanjut ke Post Dua, boleh ya!?

AUCH! #SWA***W# ampe hari gini tuh benda masih ada??

Penjual sendal : Masih lakulah!!

!@#^@#^&*!^&*@ ???? GABRRUUUUKKKK!!!

Sabtu, 13 November 2010

Penerjemah Ancur

Hooh ok2.
Hari ini, gue cuma pengen isenk2 aja siih.
Kebetulan juga hari ini gue masih santai2. Di malam minggu yang tenang ini... Sambil dengerin musik.. Semakin lama semakin menenangkan jiwa...

Dan menyenangkan jiwa...

*Sebentar2. Kok ngomong2 jiwa mulu sih? Jangan2 pengarangnya sakit ji.. Astaghfirullohh... Dalam Islam dilarang buat suudzon loh (buruk sangka maksudnya gitu)..

Lanjutin ke cerita. Lagian gue juga udah terlalu banyak ngatain diri gue, hehe!

Jadi gini nih... Temen2... Pemirsa dan pembaca...
Gue salut banget sama translator2 yang ada di dunia... Ok2, ngomonginnya kok luas bener.. Kayak gini aja. Misalnya, kalo nonton TV kabel (iya, TV emang punya kabel pasti, kalo gak ya gak nyala --> bukan itu maksudnya --> Maksudnya ini loh, TV2 yang nyedian saluran luar... Gak perlu gue sebutin kan mereknya apa2 aja? Ntar gue sonsor loh...) . Nah, kan otomatis saluran internasional ada yang nerjemahin... Tentu saja untuk mempermudah gitu. Lalu, biasanya TV2 yang isinya kalo gak Talk Show kalo gak sinetron2 gitu (yang jelas sinetron mereka jauh jauh lebih baik daripada sinetron kita.. Dan sebutan2nya juga bagus, kayak telenovela, ini, itu, dan semacamnya...). Wah2... Dan tulisan2 translator itu ya bener. Di tulis di bawah, jadi kayak subtitle gitu... Nah, di sini gue gak mencoba nge-translate sinetron, telenovela, dan semacamnya.

..........................


Gue pengen coba nge-translate salah satu lirik lagu game yang pernah gue sukai.. Yaitu.. Ridge Racer Type 4.. Bentar, itu nama gamenya. Liriknya bernama Urban Fragments, yang diciptakan oleh Namco Team Sound dari Hiroshi Okubo dan penyanyinya merupakan penyanyi soul R&B disko gitu , hebat banget, namanya Kimara Lovelace...
Kalo elo suka dengerin Stephanie Cooke, kalo enggak... yang lebih populer lagi... Itu... Ya, Fatima Rainey mungkin genrenya bisa disamakan dengan Kimara Lovelace...

Ok, lanjutin aja. Lagu ini ya, jadi booming gitu, terutama di kalangan gamer yang (tentu saja) memainkan Ridge Racer Type 4. Gamenya memiliki cerita yang mayan singkat. Kalo elo jago banget, ciyaelah.. Elo (mungkin) bisa namatin tuh game satu level (easy misalnya), emm paling lama empat jam kali ya? Ya, bisa dibilang gitu. Terus2, ada fitur lainnya.. Selain bisa memilih empat merek mobil yaitu Assoluto, Terrazi, Lizard, dan satu lagi gue lupa. Elo juga bisa coba fitur duel. Duel adalah balapan satu lawan satu gitu. Biasanya lawan yang kerap muncul adalah penyetir2 andal dengan mobil2nya yang mempunyai fitur2 yang luar biasa. Bahkan, top speed dan steering-nya - mungkin bisa saja mengalahkan kemampuan Assoluto, Terrazi, bahkan Lizard dan merk yang satunya lagi gue lupa, sorry ya...

*Bentar2. Sekarang kerjaan gue bukan jadi walktrough game nih. Sekarang, kembali lagi ke translator lagu!

Ok2! Gini nih lirik lagunya!
URBAN FRAGMENTS (OST RIDGE RACER TYPE 4)
COMPOSED BY HIROSHI OKUBO
SINGER : KIMARA LOVELACE

He's the one for me
There's no place I'd rather be... yeah, yeah
To the finish line
Everywhere you look he's right on time

With his silent stare
Blazing through the open air
He's without a care

ohhhh.....
yeah...

Everywhere you look he's right on time

Move into the beat
Can you feel the heat?
when your tires kiss the street

Step back, it's Ridge Racer
A Ridge Racer
He gives me what I need
One more win
its Ridge Racer
A Ridge racer
i feel the need for speed

Step back, it's Ridge Racer
A Ridge Racer
He gives me what I need
One more win
it's Ridge Racer
A Ridge racaaa

Racer! Ahh, yeah!

Ridge Racer!
Ridge Racer!

Ahhh... ooohh... ridge racer...

Step back, it's Ridge Racaaaaa
he only wants to give me what i need

Yeah...

Ridge Racer!
Ridge Racer! (Ridge Racer...)

Coba gue terjemahin... (dan semoga aja bener. Haha, lagian kemampuan bahasa inggris gue juga pas2an parah.. Yang penting usaha men!)

Dialah idolaku...
(maksud : Kayaknya sih gini, dia nyeritain cewe yang favoritin si pebalap dari team Assoluto. Cewe itu bernama Reiko Nagase --> Iya, gue tahu ya jelas karena emang gue pernah mainin pas tahun 90-an akhir... Pas gue masih kelas 3 SD... Teringat lagi masa2 itu... Hiks2)
Tiada yang lain selain dia... Yee... Yee..Yee
(maksud : mungkin kalo dipaksain artinya secara harfiah gitu, malah gak nyambung. Maknanya sih, kalo menurut gue, hemat gue, asumsi gue, kata ini meyakinkan Reiko Nagase untuk mencintai, ciyaelah, mencintai si pebalap tersebut...)
* Scene mulai saat speedometer dan Reiko Nagase baru saja bangun tidur --> Jangan dibayangin, emang alur ceritanya rada mesum
* Setelah itu, pebalap Assoluto mulai ngesot, bergerak untuk mengalahkan lawan2nya!!
Ke Garis Finish
(Iya, namanya juga konteks balapan. Pasti yang dicari ya, garis finish tersebut)
Di manapun kau lihat, ia selalu tepat waktu yee.. yeeah!
(ini mah ga usah ditanyain. Bayangkan setiap pebalap kayak gini. Ini merupakan... Yah bisa dibilang, ciri2 ideal pebalap jago. Kira2 begitu)
Dengan tatapan dinginnya
(iya, setiap pebalap pasti fokus kepada jalan dan lawan2nya, atau kalopun dia berada di posisi pertama, ia mencoba untuk fokus mempertahankan posisinya --> Karena mempertahankan lebih sulit daripada meningkatkan, betul? *Versi A* G*m
berkobar dalam udara terbuka
(iya2 jangan panik. Kata2nya bener2 puitis nih. Maksudnya ini menggambarkan ciri2 pebalap yang sedang berkompetisi di medan balap tempat bertarungnya dia merebut gelarnya, atau memperoleh hadiah, atau setidaknya mempertahankan harga dirinya dia..)
Dia gak peduli..!
(wew manteb dah!)
(nb : Pas gue terjemahin di mesin penerjemah, tulisannya kayak gini :
"Dia tanpa perawatan...)

GUBRAK!!

Oohh
Yeahh
(ini ga usah diterjemahin ya. Gaya menyanyinya seperti nyanyi lagu bergenre Acid Jazz)

Di manapun kau lihat, ia selalu tepat waktu...

*Scene ada saat suara piano berperan penting : Saat ini juga Reiko Nagase mulai berjalan kaki menuju tempat kerjanya, yang ternyata rute tempat ia berjalan melewati rute medan balap...

Bergerak membalap...
Apakah kau rasakan... (panasnya)..?
Ketika ban mencium aspal

hahah! Mantep! Romantis dan puitis banget kata2nya! Lalu, bagaimana kisah mereka selanjutnya? Akankah kedua mempelai, yaitu pengantin pria ban dan pengantin wanita aspal akan memiliki hubungan langgeng di rumah tangganya?? Oohh...

*Udah2! Lanjutin! Susah nih terjemahinnya!
Nah, saat itu, scene-nya itu pas banget. Abis lewatin tanjakan, si pebalap Assoluto nabrak pinggiran sedikit. Sedangkan, di lain tempat Reiko Nagase yang sedang berjalan ternyata hak sepatunya patah! Ooh, apa yang akan terjadi..??
Mundur, pebalap mau lewat...
(kalo gue terjemahin harfiah. Ridge Racer itu pebalap bukit. Ga nyambung. Ridge yang dimaksud itu nama daerahnya - iya, medan tempat bertarungnya si pebalap tersebut..)
pebalap mau lewat...
Ia memberi apa yang kuperlukan
(bentar2. Pas nerjemahin ini gue juga bingung, maksudnya apaan..? Oh iya, begini. Maksudnya, mungkin. Kan kita lagi ngebayangin yang nyanyi itu si Reiko Nagase *lypsinc Kimara Lovelace tentunya... Lagi jatuh cinta sama si pebalap Assoluto itu. Jadi, apa yang si pebalap itu berikan? Ia memberikan kemenangan di medan pertempurannya itu. Atau, ia memberikan aksinya yang baik, sehingga Reiko Nagasepun bisa melihatnya dengan gembira... Kemenangan yang ia dapatkan itu... Hanyalah perlambang cintanya untuk Nagase... Dan nyanyian serta dukungan dari Nagase merupakan perlambang cintanya untuk si pebalap Assoluto tersebut... Weew manteb parah! Puitis banget...!)
Satu kemenangan lagi
(untuk meyakinkan kecintaannya, weew)
Itulah kekhasannya
(maksudnya gue terjemahin kayak gitu gue bener2 nangkep maknanya. Kalau dia membalap dengan menang terus, itu sudah menjadi kekhasannya tersendiri dibanding pebalap2 lainnya... Mantep dah..)
Itulah diiaaa...
Aku membutuhkan kecepatan
(mungkin maksudnya gini : karena Nagase selama ini cuma bisa nonton dia dari belakang, andaikan ia punya kecepatan yang memadai untuk membalap si pebalap tersebut... Akan terasa hangat... Weew ciee... Atau ini juga bisa mengikuti kata hati si pebalap tersebut dari sudut pandangnya sendiri... Ia jelas butuh kecepatan yang lebih untuk membalap ataupun mempertahankan posisinya gitu)

*Terjemahannya bakal sama kayak di atas, soalnya kan cuma ngulang..
*Sambil akhirnya, mulai lagi scene penting!

pebalap... Aah yeeah!
pebalap!
pebalap!

Aahh ... Ooh... pebalap...

*Scene penting! Suara saksofon mulai menghiasi scene ini! Jadi, si pebalap sudah tinggal mempertahankan posisinya, dan kebetulan aja melewati si Nagase. Nagase menyetop dia (tentu aja gak di depannya, dengan jari jempol menunjuk tanda berhenti dan numpang nebeng gitu), dan dengan senyuman manisnya, ciyaelah, ternyata si pebalap tersebut mau mengizinkan Nagase untuk numpang di mobilnya. Tentu saja, sambil menuju ke garis finish-nya! Haha! Enak banget ya, tiba2 aja di pagi2 yang cerah ada cewe cantik yang mau numpang naik mobil elo! Manteb!

Mundur, itu pebalap...
Dia hanya mau memberi apa yang aku perlukan...
(nah, makin jelas dengan makna ini. Nagase makin jatuh hati dengan si pebalap tersebut, dan si pebalap tersebut juga ikut2an jatuh hati, dengan tentu saja memberikan aksi balapnya yang terbaik, kira2 begitu)
Yeeah!
pebalap! Pebalap!
Dia....
(yeah, bisa diartiin sendiri lah)

Manteb dah liriknya. Maknanya apalagi! Itu sih, merupakan interpretasi dari gue. Selebihnya, kalo elo2 semua pengen ngomong maknanya gak sejalan apa yang gue pikirin, ya terang aja. Setiap manusia punya kemampuan interpretsi yang berbeda2, walaupun kembar sekalipun. Elo2 semua (yang ngebaca, yang gak, yang pernah dengerin lagu ini, yang enggak, dan yang bukan termasuk kriteria yang gue sebutin tadi) juga boleh memaknai dengan makna yang berbeda, tidak dilarang kok. Toh lagipula, makna yang gue baru saja intrepretasiin kan bisa bener bisa salah, ada kelebihan dan kelemahannya juga looh^^Nah. Segitu aja dulu, mudah2an puas dah elo semua! Makasii yaa :D

Hasil Muktamar : #Horee gak ada Swa***w hari ini! Yiihaa!!, eh2, tunggu2! Ada Swa***w lewaattt!!!!#
PAHK @$%%@#$ !!???

Kamis, 28 Oktober 2010

Khalayan Komedi : Radio

Assalamu'alaikum Wr Wb!
Alhamdulillah. Assolatu wassalamu alal asrofil ambiya i walmursalin. Sayyidina muhamadan abduhu warosuuluh. Laa nabiyya ba'da. Semoga tulisannya bener ya. Dan sekali lagi maaf buat yang nonmuslim. Dan lagi2 lagi, boleh banget buat ngucapin doa sesuai dengan kepercayaan masing2 sebelum membaca, atau memulai aktivitas sehari2. Oklah kalo begitu, gue ngutip dulu dari Warteg Girls ya. EEH SALAHH... Kan, salah lagi tuh gue. Warteg Boys ya maksudnya. Haduh2, gimana sih pengarangnya...

Tanggal 27 kemaren merupakan hari yang cukup bersejarah bagi gue. Karena :
1. Kakak pertama gue ultah. Kakanda tercinta, eehehe. Selamat ultah ya kak. Tadi ngucapin selamatnya sambil ngumpulin nyawa gitu. Terus, nyanyiin happy birthday-nya ancur pula, udah gitu aku pake gitar notasinya banyak banget yang salah. Haduuhh repot ya punya adek yang begini. Sabar aja ya kak. Tapi sekali lagi... Selamat ultah ya kaak :D
2. Katanya, hari itu adalah hari blog dunia ya? Gue denger di radio XXXX (Bukan disensor, tapi gue lupa radio apaan ini. Maklum, walopun gue berusia muda tapi gue mayan pikun). Jadi, bagi semua blogger yang ada di dunia ini, dan segala pemeran dalam dunia blog, yang telah berjasa, SELAMAT HARI BLOG!! Sukses terus bersama blog ya kita2 semua. Buat yang gak ngeblog atau baru mau ngeblog, sukses juga looh buat elo2 semua... Aamiin!

Lalu, tanggal 28. Tentu saja ini gak bisa main2. Sejarah emang sudah ngomong, kalo ini adalah hari yang penting banget buat kita semua, bangsa Indonesia, khususnya para pemuda dan pemudi... Bangun pemudi pemuudaa... Indoneeesiaa... Ehehe, jadi malah nyanyi nich... Gapapalah, sekali2 kita semua para pemuda harus menunjukkan rasa kebangsaan kita dimulai dari hal yang kecil2 saja... Walaupun harapannya memang setiap hari kita semua harus melakukan kontribusi buat bangsa dan negara...
Walaupun itu adalah hal yang kecil, dan memang sesuai dan sebisa dalam bidang kita tentunya...
Eh, ayo! Tanggal 28 hari apa nih ayo?? SUMPAH PEMUDA!
Bagi semua pemuda di Indonesia, gue ucapin selamat yaa... semoga kita semua mampu melakukan kontribusi buat bangasa tercinta... Aamiin...!

Terus. Di saat ada suka pasti juga ada duka... Sebenernya gak pasti juga sih...
Namun, pas banget waktunya. Ini loh yang gue bingungin....

Gue... Ngerasa gak enak hati banget... Ngeliyat bencana2 yang melanda tanah air tercinta kita di berbagai tempat. Ada beberapa list yang gue tahu nih... :
1. Banjir Wasior, Papua Barat
2. Jakarta macet dan banjir super duper parah banget sekali.... Tanggal 23 ya, kalo gak salah. Astaghfirulloh. Malahan ampe daerah yang notabene gak kena banjir malah jadi ikutan banjir segala... Haduuh...
3. Gempa bumi
4. Tsunami di Mentawai, sebelah Sumatera Barat... Katanya ada sekitar empat ampe tujuh pulau, tapi kurang tahu juga, yang kegiles habis... Karena hempa kekuatan sekitar 7 SR dan tsunami itu 7 Meter... Ya Allah...
5. Merapi. Ooh, kenapa engkau murka (kembali)? Trus gimana kabarnya Roro Jonggrang?? Apakah beliau murka lagi, terus kenapa Mbah Maridjan dan kawan2 di sana yang kena sama kemurkaanmu?? Ya Allah. Perlunakkanlah Merapi dan Roro Jonggrang. Sungguh, mereka semua bakalan lunak Atas Namamu Ya Allah...
6. Dan lain sebagainya yang gak bisa gue sebutin...

Innalillahi wa inna ilaihi roojiuun... Ya Allah, perkuatkanlah kesadaran buat bangsa dan negaraku tercinta... Apabila kami banyak terkena musibah karena diri kami gak sadar2... Maka sadarkanlah hati kami... Berikan kami petunjuk supaya kami sadar terus.. terus sadar...

Ok2... Gue juga gak lupa sama tugas gue. Yaitu, nulis cerita komedi.. Kumohon, buat yang sekarang sedang berduka, gue lagi gak enak banget. Maka, selain ucapan duka, kumohon juga, tetaplah tabah menerima cobaan... Gue yakin... Kita semua... PASTI BISA!


Weew....

Gue gak habis mikir ini... Dah...

Gak habis mikir apan? Yaa... Sesuai dengan judulnya... Radio...

Tentang apa? Tentang gimana caranya buat kita biar jadi penyiar radio gitu. Jujur aja, selama ini gue juga penasaran jadi penyiar radio. Soalnya, seru aja gitu. Dia itu yah.. Mirip2 kayak lembaga yudikatif giut kalo yang gue pelajari di Dasar2 Ilmu Politik... Dia punya kayak sistem imunitas alias kekebalan... Jadi, walopun dia menyatakan, misalnya, salah satu lembaga eksekutif maupun legislatif bersalah, namun dia tetep gak diapa2in. Gak diancam, dipotong gajinya, atau malahan dipecat. Berarti, pembela kebenaran punya hak untuk itu! Baguslah...

Eh, kok malah jadi ngomongin ilmu politik ya?

Lanjutin ke cerita gue...

Iya, gue lagi ngebayangin aja nih teman2. Bayangin, jadi penyiar radio juga punya kekebalan yang hampir identik dengan lembaga yudikatif. Walopun ngomongnya nyerocos (malah kadang2 asal2an), tapi tetep aja tuh mereka semua (yang jadi penyiar radio) ampe sekarang, ampe hari gini tetep aja kerja...

Apalagi radio yang nyediain penyiar radio yang lucu2.. Wah, itu manteb banget dah... Gue bener2 salut...

Jadi, hari ini nih. Gue pake kesempatan yang emas ini... Buat... Gimana ya kalo gue berandai2 jadi penyiar radio... Aaseekk...! Mulai saja!

Nama Radio : 0.00 asal saja FM
Motto/Tagline : oh poin ooh OOUUH! Komedi bersuara dengan asal saja..!
Penyiar : M. Ardi
Pemilik : Mr. YY

Oh poin ooh OOUUH! Kembali lagi bersama saya, Muhammad Ardi Pritadi di Radio FM : Asal Saja!
Ya... Baiklah... Pendengar setia....
Setelah mendengar lagu tadi, Saya jadi ingin berbagi kisah kepada pendengar, nih. Saya waktu itu kan pengen naik travel di Bintaro. Sedangkan, tujuan Saya adalah ke Bandung. Perjalanan memang kerasa lama. Karena, walaupun rumah saya berada di sektor tiga, lalu travel tersebut berada di sektor lima, saya merasa capek banget. Karena, saya jalan kaki. Sesampainya di sana, saya ingin mengamputasi kaki saya. Huff

*Ya iyalah. Siapa suruh jalan kaki? Bukannya situ malah capek sendiri?

Lanjutkan ya pendengar. Makanya, Saya dengan setia menunggu travel yang ditungu2. Saya juga tidak lupa membeli batagor, siomay, dan es teh manis di sana. Emang ada restoran di sana? Gak ada. Tapi ada tukang siomay yang (kebetulan saja) lewat. Setidaknya, ya pendengar, kan ada juga yang menghapus rasa laper dan haus. Hmm sedap dan nikmat mewarnai Saya pada malam itu. Iya, Saya saat itu ingin jalan ke Bandung pas Malem2 juga, hari X tanggal ZZ bulan OO tahun YYYY .... Malem itu juga penuh kenangan... Karena, sembari Saya menunggu travel Saya, walopun travel tersebut lamanya luar biasa, namun Saya tetap setia, bagaikan seorang suami yang menunggu istrinya yang lagi shopping sepatu, baju, dan segala macemnya, walopun dalem hatinya garink parah dan pengen ngomong kayak gini ya pendengar...
"OOYYYY SAAYAAANNGGG KAPAN SELESEENYAA?????"
Aaahahahaha!
*Hey, kok malah ngomongin suami istri? Gue menganalogikannya dengan hal yang (jelas2) salah nih!
Iya, kenangan yang ada saat Saya menunggu travel saya ada. Yaitu, setelah saya makan2, saya ngeliyat ada tukang ojek lagi versus sama temennya. Mereka lagi main catur. Wah, dengan antusias Saya juga mengajak tukang siomay Saya buat ikut2an pertandingan itu. Manteb deh. Ternyata, bales jasa gak cuman berhenti di pembayaran makan dan minum gue... Walopun gue tahu... Mahal banget, kalo dalem ukuran uang jajan gue... Gue jadi kepikirian buat makan2 dan segala macem gue nih.. Orang nanti pas naik travel duit ngurang (lagi), trus pas nyampe Bandung gimana ya? OH IYA! Katanya nyokap gue mau ngirim duit lewat ATM gue! ASSEEKK!!
*Hm? Kenapa malah ngomongin urusan pribadi gue? Udah gitu, dari nada bicara gue kayaknya gue lebih jadi kayak anak ayam ilang lagi nyari induknya ketimbang traveller...
Dan, setelah mengetahui hasilnya (kan terdiri dari empat peserta tuh...).. Jadinya..
Tukang Ojek : HORE! GUE JUARA PERTAMA!
Temennya Tukang Ojek : AHLAH! MAYAN DEH, JUARA DUA GUE!
Tukang Siomay : Wah3. Gue dapet juara tiga..
Gue : Gue (kembali lagi) jadi JUARA HARAPAN....
GABBRUUKK!!
Setelah sekian lama menanti, akhirnya Saya melihat travel saya. Saya langsung saja naikin tuh benda gede yang punya roda empat. Akhirnya, setelah Saya melihat lama2. Ada yang hambar nih. Saya sudah duduk, tapi kayaknya ada sesuatu yang aneh. Ciri2 travel hari ini kok beda banget ya...? Kan ciri2 travel kayak gini...
1. Gak ada tempat buat berdiri, pasti pada duduk semua
2. Tempat duduk sedikit
3. Mayan kecil. Yah, kira2 kayak micro bus agak gedean dikitlah..
Travel hari ini tuh kayak gini nih...
1. Ada tempat buat berdiri, malah sekarang gue lagi berdiri, nikmatin fitur baru, kali gitu, darpada gue bilang sungai gitu
2. Tempat duduk banyak juga, lebih daripada biasanya
3. Mayan gede. Lah? Beneran nih??
Daripada saya bingung sendiri, ya pendengar, Saya mendingan langsung aja bertanya ke supir. Tahu2nya... (Tokoh : Supir)
Gue : Pak!?
Supir : Ya!?
Gue : Sekarang hebat ya, lebih gede, ada tempat buat berdiri, dan segala macemnya..
Supir : ....
Gue : Terus, sekarang badan mobilnya diperbesar pula! Wah3, sekarang perusahaannya udah ngalamin berbagai kemajuan ya Pak. Saya salut!
Supir : Iya Pak (Maksud : Saya gak ngerti apa yang elo omongin!)
Gue : Oh iya, Pak. Ini tujuan selanjutnya ke Bandung kan Pak?
Supir : BAPAK DARI TADI NGOMONGIN APA AJA SIH?? KOK ANEH2 BANGET!
Gue : Lah, kenapa Pak??
Supir : Tujuan selanjutnya abis ini ke Jakarta Selatan Pak... berhentinya di terminal Pondok Indah...
Gue : HAH!? Maksud Bapak!?
Supir : Iya, lah. Ini kan TRANSJAKARTA.
Gue : .....
Supir : Ada yang ingin Bapak tanyakan lagi..??
Gue : TTIIIIIIDDDAAAAAAAKKKKKKK !!!!!!!
Seluruh penumpang bus : @!&$%^*#*^!%#&*(*&%#%^#!%#% ??????
GUBRAK!
Huuhu... Maka, mengutip dari pengalaman Saya, maka ada beberapa tips unuk pendengar nih. Yah, apalagi buat pendengar yang (ternyata, syukur2 iya) suka naik Travel... Maka :
1. Pastikan rodanya ada berapa. Kalau rodanya hanya dua, berarti itu ojek. Kalau rodanya tiga, berarti itu bajaj. Kalau rodanya ada dua lengkap dengan kuda disertai kusirnya, itu namanya delman *!? . Terus, kalo rodanya ada empat... Bisa bener, bisa juga salah....
2. Pastiin juga isinya. Gede apa enggak. Kalo gede dan ada tempat buat berdiri, berarti itu transjakarta. Tapi, kalo itu rode empat isi kecil banget, dan gak ada tempat buat berdiri, cuma buat empat penumpang aja, itu namanya Taksi...
3. Jadi, isinya mayan gede tapi gak gede2 amat. Biasanya, kursinya dobel. api ada juga yang sendiri2. Tergantung Anda ingin memakai Travel yang mana tentunya...
Itulah tadi beberapa tips untuk Anda. Semoga bermanfaat untuk ke depannya. Dan semoga, pendengar juga gak ikut2an salah kayak Saya. Cukup Saya saja yang merasakannya... Huu~uuu!
Baiklah. Sekarang, mari kita dengarkan lagu selanjutnya. Lagu ini Kami ambil dari request Bapak XX di Kota YY. Baiklah Pak, terima kasih banyak atas requestnya, sekarang akan Kami putarkan ya Pak lagu tersebut. Baiklah, pendengar! Mari, kita nikmati lagu berikutnya, yaitu, Kuburan dengan judul Lagu Lupa Lupa Ingat... Oh poin Ooh OOUUH! Komedi bersuara dengan asal saja!
Zztt Ctek2! (bunyi tep rekorder)
Lagu Kuburan Band - Lupa Lupa Ingat

Le mari mari rame rame kita kumpul tapi gak kebo
Le bukan nyanyi tulo tulo mari kita nyanyi yo

*
Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Ingat, ingat ingat ingat, cuma ingat kuncinya
Ingat, aku ingat ingat, cuma ingat kuncinya

**
C A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi

Back to *, **

C A minor D minor ke G ke C lagi
A minor Demi Moore kece ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi

Nah abis dari C kita kemana nih,
Sudahlah kita ke C lagi saja (ke C lagi) jangan pusing-pusing
Tau nih kayaknya ke C lagi aja (ke C lagi) jangan ngikutin teruslah
Berantakan ini yang dapet (ke C lagi)
Ey yang bener udahlah ganti ini
Ke C lagi ke C lagi (ke C minor)

BRUAKH!!
Hasil Muktamar : Apakah Anda sekalian pembaca, bukan pendengar loh, yakin bahwa Prof. Dr. Der Molor Muhammad Ardi Pritadi, S.Tdr, M.MMI akan menjadi penyiar radio komedi terbaik? Yah.. Mudah2anlah... Berharap lah selagi bisa... #!?#

Selasa, 26 Oktober 2010

Senioritas - Hal yang Lucu apa Bukan

Assalamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarookaatuuh!!

Huf....

Sekarang ini nih, gue lagi sibuk sibuk parah. Ok deh, emang itu adalah suatu hal yang wajar bagi Maba alias Mahasiswa Baru untuk menjalani aktivitas pertamanya di mabim alias masa bimbingan. Bukannya namanya Ospek ya? Dulu, namanya Ospek. Sekarang, ganti nama menjadi mabim karena Ospek itu terkait parah dengan perpeloncoan dan dengan yang yaa gitu2 lah. Gue harep mah enggak, di sini, di UI gitu loh. Universitas (yang katanya) terbaik se-Indonesia masa ampe hari gini menyiapkan 'fasilitas' buat meloncoin para mabanya...

Aah... Pikiran aja kali yang gak bener...

Iya, dan ini emang ke-cap di pikiran gue sejak dulu...

Bayangin, gue di rumah jadi junior (alias jadi adek terkecil atau bungsu). Di kampus gue (kembali) menjadi junior. Gue masih inget banget dulu, pas kelas satu gue dipeloncoin sama senior2 nyebelin di Alpus 1 (tentu aja gak semua, cuma beberapa)... Yah... Bukan maksudnya mencoreng nama baik sekolahan gue.. Tapi, inilah yang namanya fakta itu pasti gak bisa disembunyiin lagi, teman2! Kalopun itu mau dirahasiain, tapi diomongin ke semua orang tentunya dengan diam2, bukannya jadi rahasia pribadi, malah jadi rahasia publik kan... Ngerti maksudnya? Gak ngerti? Yaudah deh, gue jelasin pake dialog : (tentu aja ini rancangan gue, dan yang jadi pemeran adalah beberapa orang anak manusia *iya, gak nanya di bagian itu!)

Misal.. si Fulan dipeloncoin si Ardi. Terus, dia ngomong ini ke si A yang kebetulan temennya si Fulan
Fulan : Huu~uuu
A : Knape elo? Nangis?
Fulan : Iye2. Gue tadi abis dipeloncoin sama senior...
A : HAH? Ih gila, sama siapa??
Fulan : Sama KAK ARDI
A : Wah3, parah. Ntar gue lapor...(in)...
Fulan : JANGAN! ANGGEP INI CURCOL GUE BUAT ELO, WAHAI SAHABAT, DUHAI TEMAN... NANANANANA OUUOOO~~~OO! *Nggak, ini maksudnya becanda parah. Ini ngutip lagunya wahai kasih, duhai ah apalah gue lupa Au Ah.
A : Oh iya, ngerti2! Baiklah sahabat!
Fulan : Makasih ya. Jaga rahasia ini baik2! Jangan ampe semua orang tahu!
A : Ok2!
Fulan : Aah siiplah...

Lanjut. Abis itu ada temennya lagi yang bernama si B, tentu aja di lain tempat. Terus dia ngomong
Fulan : Huu~uuu
B : Knape elo? Nangis?
Fulan : Iye2. Gue tadi abis dipeloncoin sama senior...
B : HAH? Ih gila, sama siapa??
Fulan : Sama KAK ARDI
B : Wah3, parah. Ntar gue lapor...(in)...
Fulan : JANGAN! ANGGEP INI CURCOL GUE BUAT ELO, WAHAI SAHABAT, DUHAI TEMAN... NANANANANA OUUOOO~~~OO! *Nggak, ini maksudnya becanda parah. Ini ngutip lagunya wahai kasih, duhai ah apalah gue lupa Au Ah.
B : Oh iya, ngerti2! Baiklah sahabat!
Fulan : Makasih ya. Jaga rahasia ini baik2! Jangan ampe semua orang tahu!
B : Ok2!
Fulan : Aah siiplah...

Lanjut. Abis itu ada temennya lagi yang bernama si C, tentu aja di lain tempat. Terus dia ngomong
Fulan : Huu~uuu
C : Knape elo? Nangis?
Fulan : Iye2. Gue tadi abis dipeloncoin sama senior...
C : HAH? Ih gila, sama siapa??
Fulan : Sama KAK ARDI
C : Wah3, parah. Ntar gue lapor...(in)...
Fulan : JANGAN! ANGGEP INI CURCOL GUE BUAT ELO, WAHAI SAHABAT, DUHAI TEMAN... NANANANANA OUUOOO~~~OO! *Nggak, ini maksudnya becanda parah. Ini ngutip lagunya wahai kasih, duhai ah apalah gue lupa Au Ah.
C : Oh iya, ngerti2! Baiklah sahabat!
Fulan : Makasih ya. Jaga rahasia ini baik2! Jangan ampe semua orang tahu!
C : Ok2!
Fulan : Aah siiplah...

Lanjut. Abis itu ada temennya lagi yang bernama si D, tentu aja di lain tempat. Terus dia ngomong
Fulan : Huu~uuu
D : Knape elo? Nangis?
Fulan : Iye2. Gue tadi abis dipeloncoin sama senior...
D : HAH? Ih gila, sama siapa??
Fulan : Sama KAK ARDI
D : Wah3, parah. Ntar gue lapor...(in)...
Fulan : JANGAN! ANGGEP INI CURCOL GUE BUAT ELO, WAHAI SAHABAT, DUHAI TEMAN... NANANANANA OUUOOO~~~OO! *Nggak, ini maksudnya becanda parah. Ini ngutip lagunya wahai kasih, duhai ah apalah gue lupa Au Ah.
D : Oh iya, ngerti2! Baiklah sahabat!
Fulan : Makasih ya. Jaga rahasia ini baik2! Jangan ampe semua orang tahu!
D : Ok2!
Fulan : Aah siiplah...

Dan ternyata dia ngomong kayak gitu ampe seterusnya. Dia (ternyata plus sayangnya, kalo bahasa inggrisnya itu gak ngerti dah gue, biar maknanya sama kayak unfortunately)dia punya temen AMPE Z! Berarti, dari A-Z itu, mereka masing2 diminta pertanggungjawabannya untuk tidak menyebarkan rahasia si Fulan. Tapi, masalahnya MEREKA SEMUA TAHU. Dan ini kerap terjadi di beberapa kasus di SMA. Nah, ini nih yang namanya menurut teori dari Prof. Dr. Der Molor M. Ardi Pritadi, S.Tdr, M.MMI BERNAMA RAHASIA PUBLIK!! Di mana rahasia pribadi dijaga oleh semua anggota2 di dalam suatu kebudayaan!
*Sotoy parah, tapi gue kerap nemuin di sekolah gue sih. Tentang siapa dan kapannya, kurang lebih mohon maaf, gue rahasiain dulu. Tuh kan! Gue kasi tahu juga, jadinya rahasia publik dah!
-------------- Footnote : Teori yang gue bikin bekerja banget dalam diri gue, si penemu teori ini sendiri... Hiks2...
* Hm? Yang tadi itu semua merupakan gelar khusus gue.
--> Prof : Gelar yang digaet karena mendapat S-3 plus menjadi akademisi di Universitas Tumor alias Tukang Molor. Gelar ini didapat melalui disertasinya yang berjudul "Teori Kelakuan untuk Tidur Cepat Kurang dari Sepuluh Detik". Gelar ini didapet dari Pasca-Sarjana Fakultas Ilmu Ngorok Jurusan Ilmu Ke-Ngorok-an *Hah? Apa2an ini??
--> Der Molor : Gelar khusus karena mecahin rekor molor dari jam 12 malem ampe jam 12 siang *tidur dua belas jam maksudnya cuy! Gelar ini dikasih sama The University of Yawning (Universitas Menguap. HAH??) di ******* (bukan sensor lagi pastinya, orang yang gue omongin jelas2 fiksi belaka!)
--> S. Tdr, sarjana strata satu dari Universitas Tumor. Gelar ini diberikan karena
telah membuat skripsi berjudul, "Studi Kebiasaan Tidur pada Dua Orang yang Berbeda, Lansia Seratus Tahun dan Anak-Anak di Bawah Umur, Sebuah Penelitian Langsung di Kota XX" --> Di Bawah Umur?? Pilem kali bioskop 'DILARANG MENONTON BAGI ANAK-ANAK DI BAWAH UMUR'. Kalo itu berarti film2 jenis apaan?? Eh, jangan berpikiran yang enggak2 dulu, kan bisa aja kayak film2 kekerasan gitu, hehe^^. Didapet dari Fakultas Ilmu Ketiduran Jurusan Pendidikan Ketiduran. Nguap kali setiap belajar, hooahem...
--> S. MMI yaitu Magister Manajemen Mimpi Indah. Didapet dari Fakultas Manajemen Mimpi jurusan Mimpi Indah. Beliau ngambil Mimpi Indah karena gak kuat ngambil prodi Mimpi Buruk --> HAH?? Lanjutin. Dia juga dapet gelar ini karena tesisnya yang berjudul, "Perbandingan Pengaturan Mimpi Ngebut di Jalanan dengan Ngebut di Sirkuit; Studi Korelasi Langsung dengan Pebalap Ef Wan dengan Pebalap Gelap di Kota YY"

Hahaha, mantep kan gelar2nya. Itulah.... Kalo elo rajin belajar, InsyaAllah dapet tuh gelar yang isinya macem2 gitu, seabrek2...

*Walopun, yang tadi itu hanyalah sebuah fiksi (komedi/gak, elo yang nentuin) belaka...

Lanjutin ke dialog. Kok malah ngomongin gelar ini itu (dan gak bener pula)? Sudahlah. Mari kita lanjut mulai start c'mon ayo2 let's go! (Udah2. Kebanyakan. Ini lawakan juga nyadur dari Dongkrak Antik-nya Warkop loh.. Hehe)

terus2, kalo dia curcol (si Fulan ini) ke si pelonco gimana??
Fulan : Huu~uuu
Ardi : Apa loe!? Mwahahahaha *Lebay, tapi gue yakin. Pasti senior ampe hari gini masi aja yg kayak ginian. Dan... Tugaskulah untuk menyelesaikan masalah tersebut... Until next time! *Udah ah, keobsesi nih gue jadi tenaga pendidik! Karena cita2 dan impian gue emang pengen jadi org civitas academica gitu!
Fulan : Kak, aku boleh curcol ga??
Ardi : Apa? silahkan! --> Nah kayak gini nih ciri2 senior baik!
Fulan : Aku kemaren dipeloncoin
Ardi : HAH? Masa sih!?
Fulan : Iya.
Ardi : Sama siapa?
Fulan : SAMA KAK ARDI. KAKAK KENAL GA?
Ardi : .....
Fulan : Kak?
Ardi : ....... Ya!?
Fulan : Aku ulangi lagi ya Kak. Kenal ga Kak?
Ardi : KENAL.
Fulan : Ok Kak. Maaf ya Kak cuma mau curcol aja.
Ardi : Sip.
Fulan : Jangan dibeberin ya kak. Saya cuma mau ini jadi rahasia aja
Ardi : IYA. SANTAI.
Fulan : Ok Kak. Makasi Kak. Kakak baaiik bangeet! --> Adek kelas tergelo, bahkan dia lupa siapa gerangan yang meloncoin; orang yg jelas2 dicurcolin melalui kata2nya yang sungguh luar biasa puitis *nggak puitis juga kali
Ardi : Tapi ada satu syarat, Dek.
Fulan : Apa itu, Kak?
Ardi : Eehehe. Kan kebetulan, kakak lagi bikin penil (penelitian ilmiah) tentang rahasia pribadi menjadi rahasia publik. Kakak jadiin adek sebagai sampel penelitian gapapa ya? Kan ade udah bocorin tuh ke semua orang. Ya? --> Ciri2 senior pelonco
Fulan : TIIIIIIDDDAAAAAKKKKKKKK !!!!!!!
#SWA***W!#

~~~~~~~~~~~~~~

Huff, dari tadi gue ngetik2 yang gak jelas mulu...

*Lah, yang kebawahnya juga bakalan gak jelas kok!

Iya, gue manfaatin waktu yang sempit ini, buat gue untuk nulis2 seenggaknya, gue punya dua tujuan (yang InsyaAllah, moga2 iya) bermanfaat . Ada dua tujuan :
1. Penulis ingin curcol alias curhat colongan.
Masalahnya, kalo gue curcol ke ortu gue, bisa aja. Tapi, kalo beliau lagi spaneng, gue bisa dianggep laki2 lemah. Dan emang gitulah sosialisasi gue dari dulu --> anak laki2 mesti kuat (walopun elo harus tahu sendiri keadaan gue yang sungguh berbalik dari kenyataan; cupu alias culun punya, kuper alias kurang pergaulan, dan satu lagi ceking alias kurus, kerempeng mana keren --> Iklan *****, bener2 kurang memenuhi kriteria sebagai orang kuat yang dimaksud, kali gitu men, daripada gue bilang sungai gitu men, ya nggak #!?#). Begitulah. Apalagi gue curcol ke 'si pelonco' gue, amit2 dah, emangnya gue jadi kayak adek kelas tergelo tadi, seperti yang Saya sudah jelaskan pada slide sebelumnya #Ada Swa***w!! Iye, gue lupa. Ini kan cerita komedi, bukan presentasi, duh coba dong bedain antara cerita komedi dengan presentasi --> Jelas2 beda, pengarangnya aja yang... Ah sudahlah... Gue terlalu banyak ngata2in diri sendiri...
2. Penulis ingin berbagi kisah, walopun cuma sedikit.
Yah, ini kan juga menunjang cerita2 gue. Yaah mudah2an saja banyak. Karena makin banyak makin seru.

Hmm... Mengenai senioritas. Sebenernya ini cuma peringetan aja sih. Cuman, kalo kita lagi kumat, kan semua keadaan menjadi aneh. Nah, masalahnya, gak lucu aja gitu kalo hal tersebut terjadi. Yang ada di dalam benak gue, malah yang gak bener. Contohnya, waktu itu gue lagi ngikutin masa2 dipeloncoin di suatu tempat. Kayak gini nih dialognya, kurang lebihnya begini : (Tokoh : Gue, Senior Satu)
Gue : Ah oh ah! (lagi sibuk berlari, capeknya luar biasa!)
Tiba2 aja...
Senior Satu: ADEK! KAMU PAKAIAN! --> Maksudnya dirapiin gitu. Baju gak boleh kececer alias jangan keluar, harus dimasukkin
Pas sambil lari, udah capek2an pula... Lengap pula dengan penderitaan gue sambil ngeliyat baju gue.. Tahu2nya...
Gue : (HAH?! Ini baju mah masih rapi! Kok diingetin??)
Selidik punya selidik, lama2 gak punya apa2. Ternyata, yang diingetin junior sebelah gue. Dia emang gak rapi. (Tokoh Tambahan : Junior Sebelah Kamu alias JSK dan Senior Dua yang Resek Banget alias SDyRB)
JSK : Hah.. Huh.. Ukh!! (Sambil ngerapiin baju, sambil rapiin baju)
Gue : .... (Ahlah... Tuh senior *tapi tetep salahin Senior Satu ... Gue pengen ngomong, KAK, MUKA KAKAK!! --> Kalo Baju, bisa dirapihin. Tapi kalo muka, emm jangan harap... Apalagi kalo dari dulu kalo ... Ah, Astaghfirulloh... Udahlah, jangan kebanyakan ngatain orang, pamali!)
Tiba2 saja! (Tokoh tambahan : Kami Semua, Junior Lain)
SDyRB : JAALAAANNNNYAA DIPEEERCEEEPEEEEETTTTTT!!!!!
Kami Semua (yang teraniaya tentunya) : IYAA KAAK!!
Gue : NNGGGUUUUOOOOOONNNNGGGGGG!!!! --> Lebay parah, tapi itulah gue, saat itu kecepatan lari gue emang dinaikin ampe top speed, kira2 bisa dibilang begitu *Emang mobil balap apa pake top speed-an segala!
Junior Lain : Hah huh... Eh gile, tuh orang cepet banget larinya! (sambil nunjukkin gue)
Gue : .... (Jangan kepengaruh sama komeng alias komen orang lain! Pikirin diri sendiri!)
Gue : ..... (Oh iya! Saat2 kayak gini, mendingan pikirin aja, analogikan, yaitu membandingkan dua hal yang sebenernya berbeda *gue jadi inget pelajaran Bahasa Indonesia gue pas SMA --> DENGAN MOTO GP!) (Tokoh Tambahan : Navigator Khalayan alias NK, Senior Manis alias SM)

NK : Yak! Hati2 ada belokan kiri ringan!
Gue : NGGUUUUOOOOONNGGGGGGG CEKIIITTT!! (Sambil ngepot)
NK : Ada belokan kanan dilanjutkan dengan tanjakan setelah ini!
Gue : NGGUUUOOOOONNGGGG CKIIITTTT GUBRAKHH NGGUOOOONNNGGG!!!
NK : Hati2, belokan tajam! Silahkan pencet rem tangan terlebih dahulu, oh maaf, berhubung Anda sedang memakai kaki buat berkendara, pakai saja rem kaki! *Iya, mengkhayal banget!
Gue : GREJEK! NGUUUUNNNGGGGG (Hmm, sambil ngerem, nikung... Hati2, karena semi otometik, jadi kalo naik gigi otometik, tapi kalo nurunin gigi manual *Ini mah efwan kali!)
NK : Hati2, di depan ada SENIOR MANIS, jangan sampai menabrak dia!
Gue : .... (Wah, gak boleh ya? Capek, pengen jatuh ke pelukannya!)
NK : JANGAN! GUE BILANG JANGAN! FOKUS! BENTAR LAGI ELO DAPET POSISI PERTAMA LOH!
Gue : .... (Oh iya! FOKUS!)
Lalu.... Ehm2.... Suit2!
SM : Jangan Lambat ya Dek...
Gue : NGGGUUUUOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOONNNNGGGGG!!! --> Makin semangat, karena terbukti buat psikologis anak lelaki kalo disemangatin cewe manis pasti ngelunjak juga dia, termasuk gue *Akh! Teori rahasia publik gue kambuh lagi!

Dan Akhirnya.....

Mena(ng)??

Eh, kagak!

Gue dapet juara... Juara... JUARA HARAPAN!! Weeewwww All Hail!! Semua tepok tangan! Lengkap dengan semprot birnya!

#Sebentar2. Emangnya di Moto GP ada juara harapan ya? Ada, kalo di imajinasi gue sih ada... Kalo orang kebanyakan mah pasti nanggepin imajinasi gue yang tadi itu... ADA2 AJA!#

GUUBBBRRAAAKKK!!!!

Hasil Muktamar : Makannya. Udah gue bilangin juga apa. Dalam senioritas apapun, kalo itu di dramatisir pasti malah lucu. Ini menjadi teori baru dalam ilmu komedi. Yaitu, toeri... Ah gak tahu, pengarang lagi males mikir!

Jumat, 22 Oktober 2010

Kegiatan Baru, Kenangan Baru, Lelucon Baru

Assalamu'alaikum Wr. Wb...

Mohon maaf ya pembaca2! (iye, udah garing banget nungguin gue)

Sebelumnya, seperti biasa. Alhamdulillah, segala puji Bagi-Nya Tuhan yang Mahakuasa. Emang, gak ada yang lebih hebat daripada Beliau. Lalu, Sholawat serta salam mari kita limpahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW. Bagi yang nonmuslim - mohon maaf banget - tapi dipersilahkan banget untuk mengawali sebelum baca cerita gue dengan doa sesuai dengan kepercayaan masing2 - gue serius loh. Dan, kayak biasa gue makasih banget buat seluruh keluarga inti maupun keluarga luas gue (kalo di sosiologi namanya nuclear family and extended family)....

Pengarang baru (mau) punya rencana. Sebuah rencana baik. Sebuah rencana bagus. Sebuah rencana revolusioner bersifat progresif! Eh, salah. Itu, kok gue malah meng-analogikannya dengan dasar ilmu sosiologi? Aah, salah ngomong gue men! Ya sudahlah... (Mainin dari A, trus E rendah, trus Bm --> bukan Bau mulut, B minor, terakhir F#Min...) # Hah? Kok malah dikaitin dengan main gitar?? Lagunya Bondan pula!! #

....

(Ayolah, mati gaya alias matgay nya entaran dululah. Fokus, pembaca udah gatel, garuk2, malahan ada yang lecet sama berdarah gara2 udah lama gak baca2 cerita2 gue yang baru... Yaahhh ge-er parah elo...)

Biasa, yang tadi itu yang didalemkurung itu adalah sebuah konteks di mana gue lagi ngejalanin konflik peranan. Yaitu, konflik yang terdapat dalam diri seseorang atau individu karena ada dua hal yang bertabrakan; abstrak dan memang tak terlihat; yaitu gimana sih biar sesuatu yang diharepin orang banyak itu bisa dilakuin dengan bener...

EH, GUE (GAK SENGAJA/SENGAJA??) BANDINGIN HAL2 YG GUE ALAMI TADI (LAGI) DENGAN SOSIOLOGI???

Haduhh.... Bener2 matgay nih gue! (tapi, semoga humor gue gak berkurang kemampuannya.. Amminn... Apa gue ngarang buku aja ya? Gue rilis, karena khawatir akan rilis secara internasional --> Jadi bukunya yang go International, pengarangnya mah tinggal di rumah --> Bukan... Pengarangnya lagi sibuk juga, nyetor di WC --> Nggak, bukan itu... Pengarangnya juga pergi kok... Bedanya... kalo pengarangnya lagi go bl*k --> Judul bukunya biar laris n laku --> Apa bedanya laris sama laku? --> di luar negeri gue kasi judul, "Comedology ; An Introduction to The Scientifical Method of Comedy" sama ini juga boleh "Understanding The Comedology; The Ardi's Method of Comedy" --> Itu semua buku pendidikan, kalo yang buat orang stress dan mau gila --> Kayak gue --> Eh jangan donk! Astagfirulah!! --> Judulnya itu, "Comedy, The Way of Laughing" --> Judul bukunya gak bener?? Wajar... Pengarangnya go bl*k -->!?!?!?)

Iye... Pikiran gue udah bener2 terkontaminasi banget sama pelajaran2 di mata kuliah gue...
Semenjak gue masuk FISIP UI Antropologi Sosial... Gue terus menerus (dan selalu) di ajak untuk berpikir secara kritis. Gimana caranya buat berpikir dengan menggunakan kaidah berpikir tepat dan logis... Wedeww susah amat ya bahasanya... Maklumin... Orang GUE SENDIRI KAGAK NGERTI APA2 YG GUE OMONGIN TADI... Hah.... Aarrghhh #Swa***w#

Tapi, cobalah bedain sama kehidupan ilmiah dengan kehidupan komedi (Iya, lansia umur 1000 tahun juga tahu #lebay#). Tapi, waktu itu Bang Raditya Dika pernah ngomong pas interview sama majalah apa gitu gue baca, maaf ya gue lupa majalah apaan itu... Dia ngomong kalo, "Sebenernya komedi itu sebuah ilmu - ia dapat dipelajari secara otodidak dan itu berdasarkan pengalaman sendiri (Iya, maksudnya dapet secara empirik --> Sebuah data dari penelitian ilmiah yang berasal dari penelitian sendiri dan bersifat indrawi *Akh! Sosiologi lagi!). Lanjutin. Terus, karena berdasarkan pengalaman sendiri, berarti cara berpandang setiap masing2 pelawak itu berbeda! (Aah, aku nangkep Kak Dika! Berarti maksudnya gini kan Kak, gue boleh pake berbagai pendekatan2 untuk ngejelasin fakta ilmiah dalam komedi gue)

Udah2... Ini lagi serius ngomongin komedi apa ilmiah sih

Tapi.... Ini bener2 hal yang inspiratif sodara2!

Komedi sebagai ilmu, gue juga berpandangan yang sama! Sudut pandang gue gituloh!

Karena, sudut pandang gue juga ngegambarin hal yang berbanding lurus sama Bang Radith gitu..

(Ya, bahasa gampangnya, gue sependapat dengan Kak Dika. Kenapa dari tadi omongan gue berat banget ya?? maklum, udah diajarin cara berpikir yang seperti ini... Makanya udah terkontaminasi dah...)

Jadi, intinya gue bikin pembukaan ini, gue ada rencana baru. Iya, maaf, tadi pas di awal kan gue mau ngomong sesuatu, baru sekarang gue jelasin.. Ngelanggar EyD banget, gue tahu kok.. Kalo ada Dosen2 sama MGMP Bahasa Indonesia di Seluruh RI, gue siap untuk ditimpukin pake Swa***w....
Iya, dan rencana itu InsyaAllah gak main2...
Karena, gue bikin kumpulan2 cerita tentang Catatan Anak Aneh itu pas waktu libur gue menjelang masuk MaBa (Mahasiswa Baru), makanya kenangan2 yang kesimpen agak2 ngegantung alias ngambang gitu. Cuma beberapa kenangan doank yang bisa gue masukkin, selebihnya sih (kalopun bisa ya, makanya doain gue) InsyaAllah gue tambahin... Sekaligus mengenai waktu... Sempet apa kagak... Orang gue baru aja nulis2 yang kayak ginian, pas abis UTS...

RENCANA BIKIN JUDUL BARU!!!

(Hah!?)

Iya, jadi Catatan Anak Aneh - Masa Sekolah (sepertinya, tunggu konfirmasi gue) sudah tamat riwayatnya!!

Sekarang, namanya menjadi....

Mengerti Komedi dengan Pendekatan Mahasiswa Aneh


Oooohhhhh


Sekian, terima kasih banyak... Wassalamu'alaikum Wr. Wb

(Jangan timpuk gue pake Swa***w!!!)


(#Pakh! Pala gue puyenk abis ketimpuk!#)

Rabu, 06 Oktober 2010

Berbagi Bersama

Assalamu'alaikum wr. wb...

....

Jawab dunk....

Wa'alaikumussalam wr.wb! (*Elah, basa basi banget sih!)
*Bagi yang nonmuslim, gue mohon maaf banget!

Alhamduillah. Puji syukur kepada Allah SWT karena atas Karunia-Nya, pengarang masih diberi kesempatan untuk menulis. Baik dalam hal jasmani maupun rohani. Karena, banyak banget kasus seperti yang sekarang ini. Yang mulai dari kecil2 aja. Misalnya, jajanan yang gak sehat bakal nganterin elo ke dunia sakit. Iya. Gue tahu. Ini sebenernya dari dulu udah ada dan bahkan udah biasa di Tanah Indonesia yang Subur Ini (*Ciyaelah bahasanya cuyy (sok) puitis). Iye2, dari tadi gue banyak banget basa basi. Itulah gue. Dari luar gue mungkin pendiem. Gue mungkin dingin (sykur2 kalo dibilang cool, ini dingin kayak es beneran loh). Aduh2. Dan, gue lebih jago mengetik/menulis dibandingkan dengan gue pas ngomong, Ini kebukti bahwa perkataan gue (kayaknya) lebih singkat jelas padet daripada ketikan2 gue yang panjang gak jelas tapi gak mutu pula (*trus, apa gunanya gue nulis2 yg kayak beginian??)

Iya.. Kakak gue sakit. Gue berduka. Apalagi, sekarang gue sedang ngejalanin kuliah gue, udah gitu awal2 pula. Masih ada mabim (masa bimbingan, atau bahasa halusnya Ospek jurusan gitu). Wah... Allahuma anta syafii. laa syifaa syifauka syifa ala yughodiru saqoma. *maaf kalo tulisannya salah, dan maaf pula buat yang nonmuslim. Iye.. Ya Allah, sembuhkanlah beliau, angkatlah penyakitnya dan berikanlah ketabahan baginya.. Aamiin... Jadi, kakak gue itu lagi kena sakit demam gejala anemia. Gue gak ngerti istilahnya itu apaan... Entah tipus atau apaan ya... Gue juga lupa... Bagi anak2 FK atau KesMAs ada yang bisa jawab?? Hmm. Jujur aja, gue juga sama sekali gak ngerti mengenai istilah2 penyakit2. Maklum. Gue anak FISIP. Di kepala gue cuma ada Agama, Isipol (Ilmu Sosial-Politik-Budaya), internetan, main game, sama main gitar, dan MAKAN... Itupun semuanya itu... Punya persamaan yang sama2 gak mengenakkan hati... Sama2 GAK MENONJOL... Iye. Prestasi Akademis gue biasa2 aja. Nonakademmispun juga biasa2 aja. Main game pernah sih menang (artinya, seringan gagal, ya gak *!?), sama khusus buat makan.. Entahlah.. Badan gue kerempenk gini... Porsi makannya seGUNUNG.... Haah.. Au Ah

Lalu, shalawat serta salam mari kita junjungkan kepada Nabi Besar kita Muhammad SAW. Berkat jasanya, Agama Islam berhasil menempuh proses pencerahan tentu saja setelah zaman kegelapan sudah tiada. Beliau juga banyak sekali membimbing kita.. Termasuk mendidik bagaimana caranya agar lelucon2 yang kita keluarkan agar tidak bersifat yang aneh2 (misal, hasut alias agitasi, tendensius maksudnya cenderung ke yang aneh2 kayak SARA, dsb). Aduh, yang kayak gituan jangan dah, pengarang cuma bisa berpesan seperti itu. Terusin. Lalu, muncul pertanyaan tersirat. Bagaimanakah caranya agar kita dapat mengeluarkan becandaan yang menyehatkan, yaitu bercanda yang bersifat membangun/konstruktif (anti-stress, antisosial, bahkan tentu saja Anti-SARA maksudnya unsur2 SARA jangan dipermainkan laah) bukannya bersifat destruktif/menghancurkan??

Yang tadi itu, jujur saja. Adalah sebuah pertanyaan yangh besar. Sebuah refleksi diri. Yaitu, sebuah pemikiran ulang. Ketika seseorang telah mencoba melakukan penelitian berdasarkan pengalaman lalu dikembangkan menjadi sebuah konsep (namanya empiris), ia harus melakukan yang satu itu. Iya, maaf. Kata2 gue tadi emang berat banget, yang bikin kepala ini justru malah semakin pusing dan semakin gatel... Maksudnya ingin terus digaruk2... Bener gak?? Betul?? *Coba ngomong Betul versi AA Gym atau Betul3 *Versi Ipin Upin *AAH?? Ah... Ada2 saja.

Inti dari pertanyaan gue tadi : BAGAIMANA SEORANG PELAWAK/KOMEDIAN MAMPU MEREFLEKSIKAN DIRI, SEHINGGA JALAN IA BERKOMEDI DAPAT LURUS APABILA BENGKOK?

.....

Pertanyaan yang susah dan sulit untuk dijawab...

(*Eh, bedanya susah sama sulit untuk dijawab apaan??)

Karena keterbatasan waktu....

Besok pengarang juga mau kuis Sosiologi. (*Kumohon doakan saya!! Haha, ngarep doa amad gue, gak juga gapapa kok)

Maka, pengarang cabut dulu!!

Pokoknya, kita mesti simpen pertanyaan kritis tadi!! Semoga terjawab, Aamiin!!