Ayo Berjuang

Ayo Berjuang
Pantang Mundur

Jumat, 24 Mei 2013

Politik Kamis 23 Mei 2013



relasi personal, kepercayaan, dan kebertentangan dalam relasi pada tatanan kelembagaan
relasi (keterikatan) pada awalnya identik dengan pertalian persaudaraan (kekerabatan)
ritual2 fiktif kekerabatan lalu diadaptasi untuk menjelaskan relasi lain
ritual2 tersebut muncul dalam relasi patron-klien
dalam prinsip keorganisasian p-k dibedakan dengan corporate kinship
studi berkembang ampe 1950, bahas tipe relasi lainnya melalui interdisiplin dan multidisiplin
                                eksklusif              close                      casual
ekspresif             ekspresif             ekspresif             instrumental
instrumental                                      intstrumental
dyadic                   dyadic                   multiple               polyadic
polyadic               eksklusif              dyads
keintiman            inklusif                  selektif                 tidak terduga
mutabilitas          permanen           berdurasi             tak ada
makin banyak orang, solidaritas renggang. gitu juga dengan sebaliknya.
pembentukan solidaritas dalam keteraturan sosial (sosiologis)
munculnya keteraturan sosial
struktural fungsional
manusia punya fungsi dan peran masing2 dalam masyarakat
kalo gak berjalan, elemen2 lain bakal terganggu
analogi organik: tubuh/anatomi manusia
keteraturan sosial ada kalo manusia menjalani itu
kritik: gak bisa jelasin perubahan, menyelewengkan legitimasi
division of labor
didasarkan pada perasaan moral dan kepercayaan
pembagian kerja --> mengikat masyarakat --> ketergantungan --> menciptakan solidaritas
solidaritas mekanis (antar klien) --> aktivitas yang sama
solidaritas organis (patron-klien) --> perbedaan aktivitas
interpersonal relation
3 kebutuhan penting --> interaksi dalam kelompok
inklusi (kesadaran pribadi), afeksi (relaksasi), kontrol (keseimbangan)
kepentingan --> ketergantungan --> solidaritas --> kebutuhan (sirkuler)
strukturasi kepercayaan (trust) di masyarakat
ketidakbersyaratan = askriptif, muncul dari lahir. cth keluarga, ada relasi ideologis ‘tanpa tuntutan yang macam2’
pertukaran yang digeneralisasi = kepercayaan muncul karena telah dilembagakan oleh masyarakat
perkembangan hubungan interpersonal
trust
usaha untuk dapat ikut berpartisipasi dalam kolektif seumur hidup
ritual personal, dilakuin selalu oleh tiap individu dalam konteks solidaritas
relasi klientelistik
akar trust
proses sosialisasi untuk keluar dari lingkungan keluarga
kontradiksi antara kepentingan subjek dengan kolektif
solusi mengatasi kontradiksi kepentingan vs kolektif
pengembangan SD
usaha pengembangan SD bertolak belakang dengan trust
institusionalisasi SD berlangsung jangka panjang
unconditional trust
kajian psikologi ttg perkembangan perilaku anak
unconditional trust sangat penting bagi anak
kontradiksi dengan perluasan pola interaksi
cara untuk menstrukturasi arus SD
‘the gift’ oleh Marcell Mauss
membantu muncul trust
muncul tanggung jawab sosial
objek = selain subjek. normatif, bentuknya bukan manusia
hubungan interpersonal
alternatif dari sistem sosial yang sudah ada
berkembang dari relasi yang bersifat dialektika
tidak akan berakhir anarkis/anomie
lebih menekankan relasi solider dibanding tanggung jawab
varian dalam relasi P-K
patron-klien?
biasanya ditemukan di sebagian besar wilayah pertanian dimana memiliki kandungan derajat aksesibilitas tinggi dan kebutuhan dasar para pekerja
ternyata, hubungan p-k ditemukan pula dalam urban setting: dunia pemerintahan dan perpolitikan
cth: para politikus membantu persoalan ekonomi dan sosial para migran dan menjamin kepastian pekerjaan dan pelayanan publik dengan membuat nota kesepakatan dengan negara langgeng: saling memenuhi kesepakatan dan kebutuhan
bisa saling mendominasi apabila kebutuhan gak dipenuhi
esensi2 penting
1. the scope, institutional placement and organizational character of client-elistic network:
ada 2 hal penting:
A. apakah hub patron-klien:
berstruktur lokal/bervarian dengan munculnya pihak ketiga (brokerage) berelasi dengan organisasi dan institusional
*yang B gue gak nyatet, sorry
2. the nature of assumption of p-k roles to:
A. ada tidaknya larangan normatif
B. jabatan rangkap
3. the style of installment into the relativism
4. the content of clien-stelistic exchange
a. ikatan jangka panjang/ jangka pendek
b. ada perbedaan SD: jasa dan kuasa
5. the degree
ada derajat keberlanjutan ke arah umum/spesifik?
variasi P-K
tidak bisa dilihat dalam konteks tertentu (jangan samain perkotaan dengan pertanian)
lihat secara komprehensif (integral = sedalam2nya)
aspek2
1. level pembangunan ekonomi dan politik
2. struktur dari pusat
3. karakter2 aktor sosial, kelompok2 masy yang berbeda, kondisi kohesi internal, hubungan solidaritas dan konsepsi moral
4. ada perbedaan akses dari kelompok major pada SD utama
proses dan dinamika
sempit/localized
pembangunan ekonomi politik sederhana
sulit tumbuhin trust karena kurang berakal
satu patron dengan beberapa klien. gak ada superlokal patron, ada beberapa sektor, klien gak bisa ambil keputusan
transformasi karena kemajuan ekonomi politik
jaringan klientelistik:
1. para pemilik tanah dan penguasa lokal mulai menekuni aktivitas usaha dan bisnis lebih beragam, ada uangs ewa
2. aturan2 ekonomi sektor privat
patron memiliki peran ganda: controller (akses luar biasa untuk kebutuhan masy) dan political controller (punya KS dalam perpolitikan)
jaringan2 ada di struktur institusional, beragam patron, perluasan personal dan kebaikan pencitraan
dibangun aktor2 politik untuk pencitraan
p-k menurut PA Allum
patron-brocerage (broker = perantara, mediator, calo)
terdiri dari cluster2 p-k yang tersebar --> jaringan p-k
berinteraksi dengan rantai struktur-terpusat
kebijakan: encapsulative policies
melibatkan aliansi dan koperasi dengan figur2 lokal, pemilik tanah dan pengusaha
hubungan p-k tidak berubah tetapi patron punya peran ganda (broker) sebagai perantara dalam KS dengan supralokal di dunia politik negara
organizational brokerage
penting: koalisi politik dipimpin oleh elit politik, didukung oleh parpol yang kompetitif
biasanya cenderung bergerak ke orientasi populis dan otoritarian non koersif (partai amerika latin)
model2 peranan p-k
struktur relasi p-k berdasarkan hierarki askriptif
srtruktur relasi p-k berdasarkan peran p-k:
1. peran klien kolektif    2. peran patron kolektif
mafia sisilia barat --> klien banyak, patron satu
klien cenderung sulit dapat akses >< monopolistik (patron – patron – patron – patron --> bentuk rezim sendiri)
bentuk: terbuka (informal, gak perlu ritual untuk bagi peran, SD diambil sendiri) dan tertutup (formal, perlu ritual. SD terbatas tergantung status dan peran)
variasi dalam pertukaran
relasi jangka pendek: SD tidak krusial, akses terbuka lebar
relasi jangka panjang: SD krusial, adanya monopoli
kebutuhan SD itu sendiri untuk dikelola
ikatan solidaritas dalam pertukaran
menjadi tidak penting jika pertukaran dimaksudkan hanya untuk menjaga ketergantungan klien thd patron
menjadi penting jika patron ingin menunjukan perbedaan posisi sosial dan pengaruh politik kepada klien

Tidak ada komentar:

Posting Komentar