kekerasan seksual. konsep kunci: dipaksakan, bukan atas
dasar suka sama suka, pasti ada hubungan yang menimpang. perkosaan = India,
mahasiswi kedokteran, diperkosa di bis sama 6 orang ampe tewas
background story
percobaan pemerkosaan yang terjadi di komunitas Dayak
(Gerai) Kalbar
tanggapan yang berbeda soal tindakan percobaan pemerkosaan
percobaan pemerkosaan: bukan tindakan buruk hanya tindakan
bodoh --> bahan tertawaan istri2!
how can a penis hurt anyone?
para feminis menganggap perkosaan merupakan tindakan natural
laki2 yang dilanggengkan oleh budaya dan masy
feminis: tindakan pemerkosaan mengantui wanita seumur
hidupnya
dua asumsi:
1. hal tsb dianggap hal yang natural dilakukan laki2 karena
punya tools (penis)
2. adanya inferioritas cewe thd cowo soal kedudukan
asumsi: bias barat (dari feminis barat), dan khusus
patriarki
Gerai: komunitas Dayak di Kalbar. tidak ada “penyerangan
seksual”
relasi2 laki – perempuan egaliter
tinggi rendah status: bagaimana seseorang nentuin fungsinya
di masy
dinamika Indonesia: keluarga luas --> keluarga batih.
potensi kekerasan ningkat karena kontrol sosial nurun
cowo Gerai --> brave tidak sama dengan aggresive
laki2 kuat kareba bijaksana. seskual seimbang kuatnya, cuma
beda alatnya doank
hubungan seks dan pembuahan: percampuran cairan tubuh dan
kekuatan yang sama. 4 nilai: identitas, percampuran, resiprositas, dan
keseimbangan
laki: memotong pohon2 besar untuk lahan bertani
perempuan: memilih dan menyimpan bibit padi untuk ditanam
life foce: semongan. menghadap ke arah yang berbeda
perbedaan dalam penentu identitas
barat: alat kelamin
Gerai: pekerjaan yang dilakukan
dua pekerjaan yang mendefinisikan perempuan:
1. memilih dan menyimpan bibit padi
2. melahirkan anak
the two activities of ‘growing rice’ and ‘growing children’
re inseparable
sexual intercourse in Gerai = mutual need
hubungan seksual secara paksa di Gerai = unthinkable
barat = seksualitas laki2 = aktif dan agresif
seksualitas perempuan: pasif dan vulnerable
Gerai: alat kelamin laki2 justru vulnerable karena berada di
luar
why do we rape
pemerkosa adalah adaptasi, suatu sifat yang dikodekan oleh
gen yang menganugrahkan keuntungan bagi yang punya
perilaku yang bermanfaat dan memberikan kebugaran bagi
manusia
pria pemerkosa adalah revolusioner, karena menyebarkan lebih
banyak benih secara luas dan meninggalkan banyak keturunan
pemerkosaan meningkatkan kebugaran evolusi pria didasarkan
pada kemungkinan bahwa korban (wanita): ia sedang subur, ia akan mengandung, ia
tidak keguguran, ia tidak membiarkan anaknya mati meskipun hasil pemerkosaan
cerita evolusi perilaku manusia merupakan narasi yang bagus, tapi bukan ilmu yang baik
kritik: bahwa anak tiri dengan rentang usia 5 tahun memiliki
kemungkinan 40% lebih banyak untuk disalahgunakan daripada anak kandung
psikologi evolusioner: pendekatan satu psikologis
evolusioner
4 tahap/prinsip utama: seleksi alamiah, adaptasi, mekanisme
psikologis hasil evolusi, peran sentral konteks dalam psikologi
perilaku ekologis: seperangkat nilai, norma, simbol
pengetahuan, aksi, makna, dari manusia thd lingkungannya
dampak pemerkosaan: trauma, malu, hamil, aborsi
tanya komen: Dey, Giska, Bayu, Gina, Dwi, Irin, Windak,
Ribud, Zia, Ghea, Fendi, Aria
Tidak ada komentar:
Posting Komentar